Distribusi Lancar, Harga Cabai di Pasar Induk Kramat Jati Mulai Stabil

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Kamis, 19 Februari 2026 | 10:35 WIB
Pasokan dan Distribusi Diperkuat, Harga Cabai di Pasar Induk Kramat Jati Mulai Turun - WartaPesona.com (timediaindonesiaraya2)
Pasokan dan Distribusi Diperkuat, Harga Cabai di Pasar Induk Kramat Jati Mulai Turun - WartaPesona.com (timediaindonesiaraya2)

“Secara produksi sangat cukup. Jadi perbedaannya di situ. Produksinya ada, tapi metiknya yang takut karena hujan dan faktor teknis lainnya. Mereka khawatir cabai yang dipetik akan langsung busuk,” tambahnya.

Untuk mempercepat proses stabilisasi harga, Bapanas akan mengoptimalkan program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP), khususnya dengan membantu menekan ongkos angkut dari sentra produksi ke wilayah konsumen seperti Jakarta.

Saat ini, biaya distribusi cabai rawit berkisar Rp9.000 hingga Rp10.000 per kilogram.

“Sesuai arahan Bapak Andi Amran Sulaiman, lakukan FDP. Dengan begitu harga bisa terkoreksi, minimal Rp5.000 sampai Rp10.000 per kilogram,” tegas Ketut.

Pasokan tambahan cabai rawit difokuskan dari sentra produksi terdekat seperti Jawa Barat, serta dari Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Enrekang, yang telah menyatakan kesiapan memasok cabai ke Jakarta secara berkelanjutan.

Baca Juga: Pilu Ramadan 2026 : Korban Banjir Bandang di Aceh Sambut Puasa Tanpa Rumah

Langkah ini diharapkan dapat menjaga kontinuitas pasokan dan mencegah lonjakan harga berulang.

Dengan kombinasi peningkatan pasokan dan intervensi biaya distribusi, harga di tingkat pasar induk mulai terkoreksi dan diharapkan segera diikuti stabilisasi harga di pasar turunan maupun tingkat konsumen akhir.

Dalam kesempatan yang sama, Satgas Pangan Polri yang diwakili Zain Dwi Nugroho menegaskan komitmen aparat dalam mengawal stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama menjelang hari besar keagamaan nasional.

“Kami dari Satgas Pangan Polri bersama Bapanas, Dinas Ketahanan Pangan, dan dinas perdagangan akan terus memonitor serta melakukan pengawasan terhadap ketersediaan dan kestabilan harga. Harapannya, menjelang puasa dan Idul Fitri, pasokan tetap lancar dan harga bisa kita tekan agar stabil,” tegasnya.

Pemerintah memastikan upaya stabilisasi harga cabai rawit akan terus dilakukan secara terukur dan kolaboratif, agar harga tetap wajar dan tidak memberatkan masyarakat, khususnya di tengah meningkatnya kebutuhan pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri. *****

Baca Juga: Ramadan di Pengungsian Aceh Tamiang, Harapan dan Doa Warga di Tengah Ujian Bencana

Halaman:
Ramadan di Pengungsian Aceh Tamiang, Harapan dan Doa Warga di Tengah Ujian Bencana

Artikel Selanjutnya

Ramadan di Pengungsian Aceh Tamiang, Harapan dan Doa Warga di Tengah Ujian Bencana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
Lihat Semua

Terpopuler

X