Humanis di Tengah Bencana : Posko Ngopi Jadi Tempat Relawan Isi Energi di Purbalingga

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 2 Februari 2026 | 09:39 WIB
Momen Hangat di Tengah Bersih-bersih Bekas Banjir dan Longsor Purbalingga, Ada ‘Posko Ngopi’ untuk Relawan - WartaPesona.com (Suara Merdeka Pekalongan)
Momen Hangat di Tengah Bersih-bersih Bekas Banjir dan Longsor Purbalingga, Ada ‘Posko Ngopi’ untuk Relawan - WartaPesona.com (Suara Merdeka Pekalongan)

WartaPesona.com – Momen hangat kebersamaan relawan bencana banjir dan tanah longsor di Purbalingga, Jawa Tengah, terekam kamera dan menyita perhatian warganet.

Di tengah suasana duka dan kerja berat membersihkan material banjir, secangkir kopi menjadi simbol kebersamaan sekaligus penyemangat para relawan.

Momen tersebut salah satunya dibagikan akun Instagram @igoendonesia pada Minggu, 1 Februari 2026.

Dalam video singkat berdurasi sekitar satu menit itu, tampak para relawan berkumpul di sebuah sudut lokasi bencana untuk menikmati kopi bersama, di sela-sela aktivitas pembersihan lumpur sisa banjir dan longsor.

“PoPi, posko ngopi. Kita buka ‘PoPi’ ya, untuk posko ngopi,” tulis akun tersebut dalam keterangan video.
“Ada ratusan bahkan ribuan relawan dan petugas yang membantu tanggap darurat bencana alam banjir bandang lereng Gunung Slamet sisi Purbalingga,” imbuhnya.

Baca Juga: Pendakwah Salim A Fillah Tekankan Pemulihan Pendidikan bagi Anak-anak Korban Bencana di Sumatera

Istirahat Sejenak di Tengah Kerja Berat

Dalam video itu, terlihat sejumlah relawan sibuk menyeduh kopi dan menyiapkan minuman hangat untuk dibagikan kepada sesama relawan.

Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari relawan komunitas, aparat, hingga warga setempat yang ikut membantu proses evakuasi dan pembersihan.

“Pos minum, macul (mencangkul) boleh, asal ngopi dulu,” ujar salah satu relawan sambil tersenyum, mencairkan suasana di tengah kerja fisik yang menguras tenaga.

Relawan lain menyebut, kopi bukan sekadar minuman, melainkan bagian dari upaya menjaga fokus dan stamina, terutama bagi para operator alat berat yang bekerja membuka akses jalan dan membersihkan timbunan material.

“Jadi gini, operator itu bisa maksimal asal semua lancar. Yang penting itu kopi. Semangat, target buat jalan tembus,” ucap seorang relawan dalam video tersebut.

Ia menambahkan, peran relawan tidak hanya soal tenaga dan alat, tetapi juga menjaga semangat satu sama lain.
“Relawan itu nggak sekadar membersihkan material banjir, tapi juga bikin kopi. Nah, mereka butuh ngopi buat recharge energi,” lanjutnya.

Baca Juga: Diduga Keracunan Menu MBG, Ratusan Siswa SMAN 2 Kudus Alami Mual hingga Diare

Banjir dan Longsor Akibat Hujan Lebat

Diketahui, banjir dan tanah longsor melanda wilayah Purbalingga pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 23–24 Januari 2026, sekitar pukul 22.00 hingga 03.00 WIB.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X