WartaPesona.com – Linimasa media sosial tengah ramai memperbincangkan kisah inspiratif seorang guru bernama Nur Ali
yang menghibahkan tanah pribadinya seluas 7.500 meter persegi untuk pembangunan sekolah di Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara.
Ketulusan hati sang guru ini menjadi sorotan publik, terlebih dilakukan di tengah kondisi daerah yang baru saja dilanda bencana banjir bandang.
Seperti diketahui, Tapanuli Selatan merupakan salah satu wilayah yang terdampak banjir bandang pada akhir November 2025.
Bencana tersebut merusak rumah warga, fasilitas umum, serta sarana pendidikan, sehingga mengganggu aktivitas belajar-mengajar anak-anak di sejumlah desa.
Di tengah situasi sulit itu, Nur Ali justru menghadirkan harapan baru. Ia rela menghibahkan lahan yang dimilikinya demi berdirinya sekolah,
sebagai upaya mencerdaskan generasi muda dan memulihkan semangat pendidikan pascabencana.
Kisah tersebut viral setelah diunggah akun Instagram @folkative pada Rabu, 21 Januari 2026.
“Nur Ali, guru yang hibahkan 7.500 m² tanahnya untuk bangun sekolah,” tulis akun tersebut.
Hingga kini, unggahan itu telah disukai lebih dari 120 ribu pengguna Instagram dan dibagikan ribuan kali.
Kolom komentar pun dipenuhi doa dan ungkapan haru dari warganet yang tersentuh oleh pengorbanan Nur Ali.
“Semoga dibalas pahala yang berlimpah, dan doa dari semua orang yang terbantu nantinya,” tulis akun @ariefmohamad99.
“Sehat-sehat selalu, Bu. Berkah senantiasa mengiringi perjalanan hidupmu,” ujar akun @shandra.sp.
Baca Juga: Dua Bulan Setelah Banjir, Debu Bekas Lumpur Masih Menyulitkan Aktivitas Warga Aceh Tamiang
Artikel Terkait
Kejar Bersih Rumah Jelang Ramadan, Warga Aceh Kerahkan Alat Berat dan Gotong Royong Angkut Lumpur Sisa Banjir
Terdesak Pascabanjir, Warga Aceh Tamiang Mengungsi di Kuburan Tionghoa usai Minta Izin Ahli Waris
Relawan Bagikan Perjuangan Menuju Desa Terpencil Aceh Tengah, Jalur Terputus dan Medan Berat
Dua Bulan Setelah Banjir, Debu Bekas Lumpur Masih Menyulitkan Aktivitas Warga Aceh Tamiang