Dua Bulan Setelah Banjir, Debu Bekas Lumpur Masih Menyulitkan Aktivitas Warga Aceh Tamiang

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Rabu, 21 Januari 2026 | 10:07 WIB
Hampir Dua Bulan Pascabanjir, Warga Aceh Tamiang Kini Harus Hadapi Permasalahan Debu - WartaPesona.com (Suara Merdeka Jakarta)
Hampir Dua Bulan Pascabanjir, Warga Aceh Tamiang Kini Harus Hadapi Permasalahan Debu - WartaPesona.com (Suara Merdeka Jakarta)

WartaPesona.com – Belum tuntasnya persoalan lumpur pascabanjir di Aceh Tamiang kini memunculkan masalah baru yaitu debu.

Endapan lumpur yang mulai mengering hampir dua bulan setelah bencana, kini beterbangan ketika dilintasi kendaraan atau terdorong angin, menimbulkan risiko kesehatan bagi warga setempat.

Debu Pascabanjir Menutupi Jalanan dan Rumah

Lumpur yang sebelumnya menutupi jalanan, rumah, dan fasilitas umum kini mulai mengering, sehingga partikel-partikel debu mudah terangkat.

Dampaknya paling terlihat di jalur yang sering dilewati kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Warga harus menghadapi situasi ini saat melakukan aktivitas sehari-hari.

Beberapa video diunggah di media sosial memperlihatkan kondisi Aceh Tamiang yang masih berselimut debu.

Salah satu unggahan viral berasal dari akun Instagram @ergiis_. Dalam video berdurasi 45 detik itu, terlihat mobil-mobil yang tertutup debu sisa lumpur dan jalanan yang dipenuhi partikel halus.

“Luar biasa debunya, luar biasa. Semangat kita ya, nggak tega lihatnya,” tulis pemilik akun, dikutip Selasa, 20 Januari 2026.

Video tersebut telah diputar lebih dari 97 ribu kali, menandakan perhatian publik terhadap kondisi pascabanjir Aceh Tamiang.

Selain itu, akun @soviaaudita juga membagikan kondisi jalanan di Aceh Tamiang yang dilintasi kendaraan.

“Hari ke-54 pascabanjir dan longsor di Aceh. Debu tebal sisa lumpur masih selimuti pemukiman warga Aceh,” tulisnya.
“Setiap hembusan angin dan lalu lintas kendaraan mengangkat partikel debu ke udara, menciptakan lingkungan yang tidak sehat dan berisiko bagi masyarakat,” imbuhnya.

Unggahan lain dari @berita_aceh_tamiang_official pada Senin, 19 Januari 2026, menyoroti kondisi pemukiman warga dengan nada sinis namun prihatin :

“Sudah paham kan sejauh ini, sudah hampir 2 bulan. Judul filmnya, ‘Panas Berabu, Hujan Terbanting Kendaraan Licin.’”

Baca Juga: Relawan Bagikan Perjuangan Menuju Desa Terpencil Aceh Tengah, Jalur Terputus dan Medan Berat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB

Houthi, Sekutu Iran di Yaman Serang Arab Saudi.

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:03 WIB

Iran Menyerang Aset Militer Amerika di Bahrain

Senin, 13 Juli 2026 | 19:08 WIB
X