Bayar hingga Rp50 Juta demi Akses Premium
Dalam pengakuannya, Younger menyebut dirinya telah mengeluarkan dana total sekitar Rp50 juta untuk bergabung dan meningkatkan level keanggotaan.
“Di tahun 2024, total saya bayar sekitar Rp50 juta,” ujarnya.
Ia merinci, biaya awal yang dibayarkan sebesar Rp9 juta untuk bergabung dalam grup dengan akses terbatas waktu.
Namun, setelah itu ia kembali diminta melakukan upgrade.
“Awalnya Rp9 juta, setelah itu ditawari upgrade ke grup life-time, nambah sekitar Rp40 juta,” sambung Younger.
Menurutnya, keputusan untuk melakukan upgrade diambil karena adanya janji fasilitas tambahan yang dinilai menggiurkan.
Skema Akses Satu Tahun hingga Life-Time
Sementara itu, Said menjelaskan bahwa program “Akademi Crypto” memiliki beberapa tingkatan keanggotaan.
Salah satunya disebut sebagai The Students, yakni paket dengan akses selama satu tahun.
“Pertama ada mekanisme ‘The Students’, itu buat peserta yang punya akses satu tahun penuh di grup,” jelas Said.
Ia menyebut harga paket tersebut tidak tetap dan mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.
“Waktu Younger masuk, dia bayar Rp9 juta. Tapi pas saya masuk, harganya sudah naik jadi Rp14 juta,” imbuhnya.
Kenaikan harga tersebut, menurut Said, kerap dibarengi dengan narasi bahwa kualitas materi, akses, dan pendampingan akan semakin eksklusif.
Janji Akses Seumur Hidup dan Bertemu Langsung
Younger mengaku mulai merasa ada kejanggalan ketika fasilitas yang dijanjikan tak kunjung terwujud, terutama terkait akses life-time.
“Kalau upgrade ke akses seumur hidup, dijanjikan bisa ketemu langsung sama Timothy, bisa diskusi langsung, konsultasi kalau kita rugi,” terang Younger.
Biaya tambahan untuk akses tersebut disebut mencapai sekitar Rp39 juta.
Artikel Terkait
Kasus Dugaan Penipuan Trading Kripto Menjerat Influencer Timothy Ronald, Kerugian Korban Tembus Rp3 Miliar