“Ini berasal dari rumah utama mereka, di bawah ke sini,” terangnya.
Mendengar hal itu, warga lain turut mengungkapkan kisah pilu tentang rumahnya yang rusak parah.
“Iya, ini hanya tersisa kamar mandi,” ungkap warga tersebut lirih.
Aceh Belum Pulih Sepenuhnya
Bobon Santoso menegaskan bahwa kondisi di Aceh Tamiang masih jauh dari kata pulih.
Meski berbagai bantuan telah datang, namun skala kerusakan yang besar membuat proses pemulihan berjalan tidak singkat.
“Aceh belum pulih, tapi pasti akan pulih dengan proses, walaupun harus panjang dan berat,” tandas Bobon.
Ia berharap aksi kemanusiaan yang dilakukan dapat menjadi pengingat bahwa para korban bencana masih membutuhkan perhatian dan dukungan.
Menurutnya, keberlanjutan bantuan menjadi kunci agar warga Aceh Tamiang dapat kembali menata kehidupan mereka setelah kehilangan hampir segalanya. *****
Artikel Terkait
Sebulan Pascabanjir, Relawan Ungkap Takengon Masih Berkubang Lumpur dan Timbunan Batu di Banyak Akses Jalan
“Airnya Naik Cepat Sekali,” Cerita Bocah Aceh Tamiang saat Banjir dan Longsor Datang Tanpa Peringatan
Banjir Bandang Tinggalkan Jejak Kayu di Mana-mana, Warga Aceh Tamiang Keluhkan Pemulihan yang Lambat
Bagikan Puluhan Ribu Porsi Makanan untuk Korban Bencana Aceh, King Abdi Menangis di Tengah Aksi Kemanusiaan