“Rumah Kami Habis,” Kisah Haru Dua Bocah Desa Sipange Pascabanjir

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Senin, 22 Desember 2025 | 11:09 WIB
Seorang bocah yang kini tinggal di tenda pengungsian setelah rumahnya hancur diterjang banjir - WartaPesona.com (Suara Merdeka Pekalongan)
Seorang bocah yang kini tinggal di tenda pengungsian setelah rumahnya hancur diterjang banjir - WartaPesona.com (Suara Merdeka Pekalongan)

Trauma yang dialami anak-anak kerap tak terlihat secara kasat mata. Namun, ingatan tentang rumah yang hancur dan kehidupan yang berubah drastis dapat membekas dalam jangka panjang jika tidak mendapatkan pendampingan yang memadai.

Hingga kini, warga Desa Sipange masih berjuang bangkit dari dampak banjir bandang.

Di antara tenda-tenda pengungsian dan puing-puing bangunan, harapan tetap disematkan agar mereka, terutama anak-anak, dapat kembali memiliki rumah yang aman, layak, dan penuh kehangatan.

Karena bagi anak-anak, rumah bukan hanya tempat berlindung dari hujan, tetapi dunia kecil tempat mereka belajar merasa aman dan dicintai. *****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X