Aghabekian juga menilai tindakan Israel sebagai upaya sistematis untuk menghapus identitas dan masa depan rakyat Palestina.
Ia menegaskan, dukungan internasional yang terus bertambah akan menjadi modal penting bagi perjuangan diplomatik di berbagai forum dunia.
Asa dan Ancaman
Dengan dukungan lebih dari 140 negara, langkah Inggris dan sekutunya memang memberi napas baru bagi cita-cita kemerdekaan Palestina. Namun, penolakan keras dari Israel sekaligus mengingatkan bahwa jalan menuju perdamaian masih terjal.
Kini, dunia menunggu apakah pengakuan ini bisa benar-benar membuka ruang dialog atau justru memperdalam jurang konflik di Timur Tengah.***
Artikel Terkait
Menilik Defisit APBN Rp321,6 Triliun hingga Agustus 2025 dan Tantangan Fiskal Pemerintah
BBM Satu Harga, Bukti Keadilan Energi untuk Seluruh Rakyat Indonesia
Hotman Paris Ngaku Rugi, Menkeu Purbaya Anggap Bukti Sukses Kebijakan Rp200 Triliun ke Himbara
Menkeu Purbaya Sindir Ekonom yang Ragukan Pertumbuhan Ekonomi 5,12% dari BPS