WartaPesona.com- Makkah, 22 Juni 2025 – Pemerintah melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan maksimal kepada jemaah haji Indonesia.
Salah satunya adalah melalui pemberian asuransi jiwa dan kecelakaan bagi jemaah haji reguler yang wafat selama proses pelaksanaan ibadah haji.
Ketua PPIH Arab Saudi, Muchlis M. Hanafi, menyampaikan bahwa jemaah yang meninggal dunia, baik karena kecelakaan maupun bukan, akan mendapatkan manfaat asuransi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Rahasia Kulit Cerah Alami: Khasiat Madu untuk Wajah Lembap dan Bersinar
Hal ini menjadi bagian dari upaya perlindungan negara terhadap jemaah haji sejak dari keberangkatan hingga kepulangan.
Empat Skema Pemberian Asuransi bagi Jemaah Haji Reguler
Berikut adalah empat skema pemberian asuransi yang diterapkan kepada jemaah haji reguler:
Meninggal Bukan Karena Kecelakaan
Jemaah yang meninggal dunia karena sebab alami (bukan kecelakaan) akan menerima manfaat asuransi sebesar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sesuai embarkasi.
Meninggal Karena Kecelakaan
Jika wafat akibat kecelakaan, jemaah berhak atas manfaat asuransi dua kali lipat dari Bipih sesuai embarkasi.
Cacat Tetap Total Akibat Kecelakaan
Jemaah yang mengalami cacat tetap total akibat kecelakaan akan mendapatkan manfaat asuransi sebesar Bipih sesuai embarkasi.
Cacat Tetap Sebagian Akibat Kecelakaan
Untuk kasus cacat tetap sebagian, asuransi diberikan dengan besaran proporsional berdasarkan tingkat kecacatan, maksimal hingga sebesar Bipih.
Masa Berlaku Asuransi
Manfaat asuransi diberikan dalam rentang waktu yang telah ditentukan, yaitu:
Sejak masuk asrama haji embarkasi atau embarkasi antara saat keberangkatan, hingga keluar dari asrama haji debarkasi atau debarkasi antara saat kepulangan.
Jika jemaah wafat di rumah sakit setelah kembali ke Tanah Air dan dirujuk dari proses ibadah haji, asuransi tetap berlaku.
Artikel Terkait
Berkah Ramadan: Kemenag Salurkan Kurma Raja Salman ke Seluruh Indonesia
Mudik Gratis Kemenag 1446 H: Perjalanan Penuh Berkah Menuju Kampung Halaman
Menyatukan Langkah Menuju Baitullah: Manasik Haji Nasional Perdana Kemenag Libatkan 140 Ribu Jemaah Secara Daring
Kemenag Raih Rekor MURI dengan Bimbingan Manasik Haji Nasional, 140 Ribu Peserta Bersatu dalam Doa
Waspada! Kemenag Ingatkan Risiko Berat Jika Gunakan Visa Non Haji
Kemenag Gelar Orientasi Terintegrasi PPIH Arab Saudi 1446 H untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Jemaah Haji
Optimalisasi Tata Kelola Dam/Hadyu 2025: Langkah Kemenag Perkuat Akuntabilitas dan Manfaat Sosial Ibadah Haji
Inovasi Digital Al-Qur’an Kemenag Tembus 55 Juta Pengguna: LPMQ Siapkan Chat Qur’ani Berbasis AI
Jelang Armuzna, Menag Perintahkan Itjen Kemenag Tindak Cepat Ketidaksesuaian Layanan Haji
Irjen Kemenag Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima Saat Pantau Langsung Kepulangan Jemaah Haji di Jeddah