Lemak Tak Selalu Bersahabat: Saat Makanan Lezat Jadi Musuh Lambung

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Selasa, 29 April 2025 | 22:45 WIB
Makanan Berlemak. (Foto: freepik.com/jcomp)
Makanan Berlemak. (Foto: freepik.com/jcomp)

WartaPesona.com- Gorengan hangat, daging berlemak, keju leleh, hingga santan kental sering kali menggoda selera makan.

Namun, di balik kenikmatannya, makanan berlemak bisa menjadi ancaman nyata bagi mereka yang mengidap GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) atau asam lambung kronis.

Makanan tinggi lemak diketahui dapat membuat sfingter esofagus bagian bawah—katup yang memisahkan lambung dan kerongkongan—menjadi lebih rileks.

Baca Juga: Pedas Menggoda: Waspadai Efek Cabai pada Lambung

Ketika katup ini melemah, asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan, menyebabkan sensasi terbakar di dada (heartburn), mual, hingga nyeri tenggorokan.

Tidak hanya itu, lemak juga memperlambat pengosongan lambung, yang membuat tekanan di perut meningkat dan semakin memicu refluks asam.

Semakin banyak makanan berlemak yang dikonsumsi, semakin tinggi risiko gejalanya kambuh.

Baca Juga: Indonesia Usulkan Museum Hadis Pertama di Dunia Muslim

Untuk menghindarinya, pengidap GERD sebaiknya:

Mengurangi konsumsi gorengan dan makanan cepat saji

Memilih daging rendah lemak seperti ayam tanpa kulit atau ikan

Menghindari penggunaan santan berlebihan

Mengonsumsi susu rendah lemak atau nabati

Mengatur porsi makan dan tidak makan dalam jumlah besar sekaligus

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X