Museum batik dan praktik membatik dengan teknik cap menjadi salah satu cara memperkenalkan batik kepada generasi muda.
Live shopping yang dilakukan di akhir kunjungan juga menunjukkan bagaimana UMKM dapat memanfaatkan teknologi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Pesan untuk Pengusaha UMKM
Dengan semangat regenerasi dan inovasi, Tina mengajak seluruh pelaku UMKM di Indonesia untuk terus melestarikan budaya sekaligus beradaptasi dengan perubahan zaman.
“Kreativitas dan kolaborasi adalah kunci. Dengan langkah ini, kita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi yang lebih besar bagi generasi mendatang,” tutupnya.
Kunjungan ini menjadi pengingat pentingnya sinergi antara tradisi dan inovasi dalam memajukan sektor UMKM Indonesia.***
Artikel Terkait
Mencari Sumber Modal untuk UMKM: Panduan Lengkap untuk Pemilik Usaha
Peran Strategis UMKM dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia
Memberdayakan UMKM: Kunci Menuju Ekonomi Indonesia yang Tangguh
UMKM Rajutan Baju: Memadukan Tradisi dan Inovasi untuk Mengembangkan Bisnis
UMKM Sepatu Indonesia: Menjaga Tradisi dan Berinovasi di Era Digital
Potensi ekonomi tahun 2025 di Yogyakarta, dari pariwisata, pertanian, dan UMKM akan jadi sektor unggulan
Bunda Indah Amperawati siap bangun Lumajang, salah satunya lewat UMKM hasil pertanian
Kolaborasi Strategis Kementerian Perdagangan dan ASENSI: Peningkatan Perdagangan Lisensi dan Waralaba untuk Kemajuan UMKM
Kolaborasi Kementerian Perdagangan dan Bukalapak: Dorong Transformasi Digital UMKM dan Promosi Produk Lokal
Dekranas Perkenalkan Pengurus Baru: Dina Budi Arie Fokus Kembangkan UMKM Indonesia