Anggaran Kemenperin 2025 Dipangkas 34%, Menperin: Butuh Dukungan DPR Untuk Lahirkan Kebijakan Pro Industri

photo author
Haikal Abdillah, Warta Pesona
- Rabu, 13 November 2024 | 16:00 WIB
Menperin Agus Gumiwang berbicara dengan anggota Komisi VII DPR RI dalam Rapat Kerja, membahas penurunan anggaran dan dampaknya pada program prioritas Kemenperin tahun 2025. (kemenperin.go.id)
Menperin Agus Gumiwang berbicara dengan anggota Komisi VII DPR RI dalam Rapat Kerja, membahas penurunan anggaran dan dampaknya pada program prioritas Kemenperin tahun 2025. (kemenperin.go.id)

Pendidikan vokasi di Politeknik Kemenperin pun terpaksa dikurangi. Hanya 2.537 mahasiswa yang akan dibiayai pada 2025, meninggalkan 10.096 mahasiswa tanpa dukungan.

Untuk tingkat SMK, 1.712 siswa masih akan dibantu, tetapi ada 6.763 siswa yang belum bisa difasilitasi.

Sektor restrukturisasi permesinan industri besar dan IKM juga terdampak. Hanya 73 perusahaan yang akan mendapatkan dukungan teknologi, dari kebutuhan total 422 perusahaan.

Baca Juga: Pesta Prestasi ke-9: Ajang Kreativitas dan Talenta Pemuda dengan Tema “Zaman Now, Prestasi Wow”

Program hilirisasi komoditas berbasis rumput laut, sagu, teh, susu, dan hasil hortikultura bahkan tidak memiliki alokasi anggaran sama sekali pada tahun depan.

Menurunnya anggaran ini juga berdampak pada partisipasi Kemenperin dalam berbagai pameran internasional, seperti World Osaka Expo, High Point Market North Carolina, Hongkong Food Expo, dan Paris Airshow.

"Kami tidak bisa mengirim delegasi atau menyediakan booth untuk peserta tahun depan," kata Menperin.

Baca Juga: Crisis Center Aktif di Labuan Bajo, Kemenparekraf Pastikan Keamanan Wisatawan Yang Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi di NTT

Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga terkena dampak. Pada 2025, Kemenperin hanya mampu memberikan 875 sertifikat produk, jauh di bawah target 3.375 sertifikat.

Menperin Agus Gumiwang berharap sinergi dengan Komisi VII DPR RI tetap terjalin erat. “Industri masih menjadi kontributor terbesar bagi perekonomian nasional. Kolaborasi ini sangat penting untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga 8% sesuai dengan arahan Presiden Prabowo,” pungkasnya. ***(HA)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Haikal Abdillah

Sumber: kemenperin.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X