Apalagi, dengan adanya restu dari Ponpes Ploso, Kediri, Jawa Timur, yang sudah diperolehnya.
Sebagai seorang murid yang dulu pernah belajar di Ponpes itu, Gus Makki mengaku tidak berani main-main.
"Saya ini murid Ploso, tidak akan berani melangkah sebelum ada restu," tegas Gus Makki.
Baca Juga: Ini dampak cuaca dingin pada kesehatan, dari kulit kering hingga gangguan saluran pernapasan
Dan, karena itu pula dia mengaku sejak mendapatkan rekomendasi dari Ketum PKB dirinya mengaku langsung gas pol turun ke bawah menemui masyarakat.
Gus Makki mengaku tidak pernah bertanya soal jumlah warga yang berkumpul, tetapi siapa yang dominan hadir.
"Paling senang kalau yang datang itu warga biasa semua. Walau dua puluh atau tiga puluh orang, itu biting (lidi)," paparnya.
Gus Makki mengaku tak ingin dicap sebagai calon pemimpin yang datang ketika butuh. Karena pada prinsipnya pemimpin itu harus mengerti kebutuhan masyarakat.
***(KKO)
Artikel Terkait
Respon Anies Baswedan Terhadap Statement Kaesang Pangarep yang Siap Berduet di Pilkada
Anies Dipertimbangkan PDI Perjuangan Sebagai Calon Gubernur di Pilkada
Refleksi Ganjar Pranowo: Tidak Ikut dalam Pilkada 2024
Mahfud: Pasca Kasus Hasyim Asy'ari, KPU Tak Layak Jadi Penyelenggara Pilkada!
Bertemu Gus Munib, CEO Promedia Teknologi Indonesia bahas Pilkada 2024 Banyuwangi
Pilkada 2024 Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto pilih maju sebagai Wakil Bupati, alasannya ini
Namanya muncul sebagai Kartu Truf di Pilkada 2024 Banyuwangi, Ini kata Sekda Mujiono ketika ditanya
Dapat restu dari Sang Ibu, Gus Ibin siap maju di Pilkada 2024 Nganjuk, katanya ingin bangun sektor pertanian