WartaPesona.com - Mycoplasma pneumonia yang mewabah di negara China menjadi perhatian dunia, termasuk Indonesia.
Kasus Mycoplasma pneumonia yang mewabah di China diketahui mewabah di negara tersebut sejak Mei 2023 lalu.
Namun, berita merebaknya Mycoplasma pneumonia di China mulai mendunia sejak pertengahan November 2023.
Baca Juga: Sentuhan Kekinian: Kopi Tiramisu, Harmony Antara Kopi dan Manisnya Kelezatan
Hal tersebut menyusul pernyataan WHO yang telah mendeteksi adanya sinyal undiagnosed pneumonia pada anak di China.
Pernyataan WHO tersebut dipublikasikan di ProMed pada 22 November 2023.
Sejumlah media lokal di China menyebut peningkatan kasus Mycoplasma pneumonia terjadi sejak bulan Mei 2023.
Baca Juga: Zodiak Cancer hari Kamis 30 November 2023, stress mengganggu keharmonisan cinta dengan pasangan
Sebanyak 3/4 pasien di China didiagnosis mengalami infeksi Mycoplasma.
Sementara itu berdasarkan laporan epidemiologi, 40 persen infeksi Mycoplasma meningkat menjadi kasus Mycoplasma Pneumonia. Sedangkan, lainnya influenza, dan SARS COV-2.
Sebagai langkah pencegahan dini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mengeluarkan Surat Edaran Tentang Kewaspadaan Terhadap Kejadian Mycoplasma Pneumonia di Indonesia.
Baca Juga: Menggoda Lidah: Kelezatan Kopi Tiramisu yang Menggairahkan
Surat Edaran yang dikeluarkan pada 27 November 2023 ini ditujukan kepada seluruh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, dan Kabupaten Kota.
Kemudian, juga Direktur Kepala Rumah Sakit, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan, serta Kepala Puskesmas di seluruh Indonesia.
Artikel Terkait
Kemenkes Jamin Kesehatan Ibu Melahirkan dengan Program Jampersal
IDAI, Kemenkes dan BPOM Meminta Waspada pada Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak yang Diduga dari Paracetamol
Kemenkes Ambil Kebijakan Antisipatif Untuk Cegah Gangguan Ginjal Pada Anak
5 Tips Sehat Selama Puasa Ala Kemenkes, Ada Pola Dietnya Juga
WHO Cabut Status Darurat Covid-19, Kemenkes Ingatkan Masyarakat Tetap Hati-hati
Waspada penyakit virus Nipah, Kemenkes RI keluarkan surat edaran
Kemenkes RI luncurkan Temulawak tanaman obat Indonesia unggulan, Menkes Budi harap bisa seperti ginseng Korea