Sementara itu, wilayah dengan kategori sangat mudah terbakar di musim kemarau bisa terjadi di wilayah Sumatera bagian tengah hingga Selatan.
Kemudian, sebagian besar wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Sebagian besar wilayah Kalimantan kecuali Kaltara.
Selain itu juga wilayah Gorontalo, Sulawesi bagian selatan, Sulawesi bagian Tenggara, Maluku bagian Tenggara, dan sebagian kecil wilayah Papua bagian selatan.
Adapun potensi gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter diperkirakan bisa terjadi di Samudra Hindia sebelah barat kepulauan Mentawai hingga Lampung.
Baca Juga: Krisis air jadi ancaman nyata semua negara di dunia, serius!
Kemudian, Selat Sunda bagian selatan, perairan Selatan Jawa dan Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTB.
Dan, secara umum prakiraan angin permukaan di Indonesia masih didominasi oleh angin yang bertiup dari arah Tenggara dan Selatan, dengan kecepatan 10-50 km/jam.
Adapun suhu udara di kota-kota besar di Indonesia diperkirakan antara 18-36 derajat Celcius, dengan kelembapan udara antara 40-100 persen.
Demikian prakiraan cuaca esok hari Minggu 15 Oktober 2023 dari BMKG. *(SA/K)
Artikel Terkait
Gempa Hari Ini di Mentawai Berkekuatan M 6,9, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
Mengapa hujan masih turun di musim kemarau? Simak penjelasan BMKG berikut ini
Gempa Bumi Berkekuatan 4.3 Guncang Kuantan Singingi, BMKG Pekanbaru Siaga
BMKG prakirakan musim hujan 2023-2024 datang lebih lambat dan tidak serentak, berikut ini rinciannya
BMKG prakirakan suhu panas terik di siang hari masih berlanjut hingga Oktober 2023, warga diimbau jaga stamina
Update BMKG, musim kemarau berakhir Oktober ini, hujan akan tiba awal November 2023
Peringati Tsunami Aceh 2004, BMKG ungkap strategi bangun masyarakat tangguh bencana