WartaPesona.com - Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut krisis air menjadi ancaman serius dan nyata bagi semua negara di dunia.
Menurut Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, salah satu penyebab utama krisis air adalah terus meningkatnya emisi gas rumah kaca.
Selain krisis air, kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, emisi gas rumah kaca juga telah menyebabkan meningkatnya laju kenaikan suhu udara.
Baca Juga: Uta Palumara Londe, ikan bandeng kuah santan kuliner khas NTB yang sungguh menggoda
Emisi gas rumah kaca juga menyebabkan proses pemanasan global terus berlanjut, dan berdampak pada fenomena perubahan iklim.
Perubahan iklim memicu terjadinya krisis air, krisis pangan, bahkan krisis energi, serta meningkatnya frekuensi, intensitas, dan durasi kejadian bencana hidrometeorologi.
Baca Juga: Wisata Pantai Loang Baloq di Kota Mataram NTB, bisa santai seharian, dan berenang
Dilansir dari siaran pers BMKG, Dwikorita juga menyampaikan, pada tahun 2022 WMO melaporkan Planet Bumi jauh lebih hangat 1,15-0,13 derajat celcius jika dibandingkan rata-rata suhu udara permukaan pada masa pra industri tahun 1850-1900.
Dia juga menyampaikan, bahwa tahun 2023 ini akan menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat dalam sejarah.
Dan, dampak variabilitas serta perubahan iklim sering kali dirasakan melalui air.
Baca Juga: Balap MotoGP 2023 Mandalika NTB disebut-sebut paling seru dan bersejarah, mengapa?
Dia menjelaskan, bahwa dinamika siklus air dan interaksinya dengan manusia menghasilkan pola ketersediaan sumber daya air yang bervariasi.
Selain itu, dampak ekstrem terkait air sangat mempengaruhi kehidupan, perkembangan, dan keberlanjutan ekosistem, serta masyarakat dan individu.
Tak hanya perubahan iklim, tantangan lain terkait kebutuhan air adalah ekstraksi air tanah yang menyebabkan penurunan muka air tanah dan muka tanah.
Artikel Terkait
Gempa Hari Ini di Mentawai Berkekuatan M 6,9, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
Mengapa hujan masih turun di musim kemarau? Simak penjelasan BMKG berikut ini
Gempa Bumi Berkekuatan 4.3 Guncang Kuantan Singingi, BMKG Pekanbaru Siaga
BMKG prakirakan musim hujan 2023-2024 datang lebih lambat dan tidak serentak, berikut ini rinciannya
BMKG prakirakan suhu panas terik di siang hari masih berlanjut hingga Oktober 2023, warga diimbau jaga stamina
Update BMKG, musim kemarau berakhir Oktober ini, hujan akan tiba awal November 2023
Peringati Tsunami Aceh 2004, BMKG ungkap strategi bangun masyarakat tangguh bencana