Krisis air jadi ancaman nyata semua negara di dunia, serius!

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Jumat, 13 Oktober 2023 | 15:43 WIB
Krisis air menjadi ancaman serius dan nyata bagi semua negara di dunia.  (Dok. WP)
Krisis air menjadi ancaman serius dan nyata bagi semua negara di dunia. (Dok. WP)

WartaPesona.com - Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut krisis air menjadi ancaman serius dan nyata bagi semua negara di dunia.

Menurut Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, salah satu penyebab utama krisis air adalah terus meningkatnya emisi gas rumah kaca.

Selain krisis air, kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, emisi gas rumah kaca juga telah menyebabkan meningkatnya laju kenaikan suhu udara.

Baca Juga: Uta Palumara Londe, ikan bandeng kuah santan kuliner khas NTB yang sungguh menggoda

Emisi gas rumah kaca juga menyebabkan proses pemanasan global terus berlanjut, dan berdampak pada fenomena perubahan iklim.

Perubahan iklim memicu terjadinya krisis air, krisis pangan, bahkan krisis energi, serta meningkatnya frekuensi, intensitas, dan durasi kejadian bencana hidrometeorologi.

Baca Juga: Wisata Pantai Loang Baloq di Kota Mataram NTB, bisa santai seharian, dan berenang

Dilansir dari siaran pers BMKG, Dwikorita juga menyampaikan, pada tahun 2022 WMO melaporkan Planet Bumi jauh lebih hangat 1,15-0,13 derajat celcius jika dibandingkan rata-rata suhu udara permukaan pada masa pra industri tahun 1850-1900.

Dia juga menyampaikan, bahwa tahun 2023 ini akan menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat dalam sejarah.

Dan, dampak variabilitas serta perubahan iklim sering kali dirasakan melalui air.

Baca Juga: Balap MotoGP 2023 Mandalika NTB disebut-sebut paling seru dan bersejarah, mengapa?

Dia menjelaskan, bahwa dinamika siklus air dan interaksinya dengan manusia menghasilkan pola ketersediaan sumber daya air yang bervariasi.

Selain itu, dampak ekstrem terkait air sangat mempengaruhi kehidupan, perkembangan, dan keberlanjutan ekosistem, serta masyarakat dan individu.

Tak hanya perubahan iklim, tantangan lain terkait kebutuhan air adalah ekstraksi air tanah yang menyebabkan penurunan muka air tanah dan muka tanah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X