WartaPesona.com - BMKG memprakirakan cuaca esok hari Sabtu 14 Oktober 2023 di sebagian besar wilayah Indonesia cerah dan berawan, dengan potensi hujan ringan di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB).
Menurut prakiraan BMKG, cuaca esok hari Sabtu 14 Oktober 2023 di sebagian besar wilayah di Indonesia masih dominan cerah hingga berawan.
Potensi hujan ringan pada Sabtu 14 Oktober 2023 menurut prakiraan BMKG akan terjadi di Kota Mataram NTB, Jakarta, Bandung Jawa Barat, dan Semarang Jawa Tengah.
Berikut ini prakiraan cuaca esok hari Sabtu 14 Oktober 2023 selengkapnya, dilansir dari BMKG.
Pulau Sumatera
Kota Tanjungpinang diperkirakan berawan, Banda Aceh cuaca hujan ringan, dan Medan hujan sedang.
Kota Padang dan Pekanbaru waspada hujan disertai petir. Bandar Lampung, Pangkalpinang, dan Bengkulu berawan.
Baca Juga: Krisis air jadi ancaman nyata semua negara di dunia, serius!
Kemudian, Kota Jambi dan Palembang, diperkirakan berasap.
Jawa
Kota Surabaya diperkirakan cerah, Yogyakarta dan Serang berawan.
Kemudian, Kota Jakarta, Bandung Jawa Barat dan Semarang Jawa Barat, diperkirakan hujan ringan.
Bali dan Nusa Tenggara
Wilayah Kupang diperkirakan cerah, Denpasar berawan, dan Mataram NTB hujan ringan.
Baca Juga: Uta Palumara Londe, ikan bandeng kuah santan kuliner khas NTB yang sungguh menggoda
Kalimantan
Wilayah Pontianak dan Palangka Raya diperkirakan akan berkabut. Tanjung Selor, Samarinda, dan Banjarmasin hujan ringan.
Artikel Terkait
Gempa Hari Ini di Mentawai Berkekuatan M 6,9, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
Mengapa hujan masih turun di musim kemarau? Simak penjelasan BMKG berikut ini
Gempa Bumi Berkekuatan 4.3 Guncang Kuantan Singingi, BMKG Pekanbaru Siaga
BMKG prakirakan musim hujan 2023-2024 datang lebih lambat dan tidak serentak, berikut ini rinciannya
BMKG prakirakan suhu panas terik di siang hari masih berlanjut hingga Oktober 2023, warga diimbau jaga stamina
Update BMKG, musim kemarau berakhir Oktober ini, hujan akan tiba awal November 2023
Peringati Tsunami Aceh 2004, BMKG ungkap strategi bangun masyarakat tangguh bencana