Selain dinamika di atmosfer, BMKG menyebut penyebab suhu panas juga dipengaruhi faktor-faktor lain seperti kecepatan angin, tutupan awan, dan tingkat kelembapan udara.
BMKG memprediksi, fenomena suhu panas terik masih berlangsung hingga Oktober 2023.karena kondisi cuaca cerah masih mendominasi di siang hari.
Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kondisi stamina tubuh dan kecukupan cairan.
Hal tersebut perlu dilakukan untuk menghindari dehidrasi, kelelahan, dan dampak buruk lainnya akibat suhu panas terik ini. *(SA/K)
Artikel Terkait
Kepala BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Jawa Tengah, Pasca Banjir Semarang
Peta Bahaya Gempabumi Cianjur Yang Dipicu Dari Patahan Cugenang, Ini Penjelasan BMKG
Gempa Terkini di Bandung: Getaran Kuat Dirasakan di Soreang dan Banjaran. BMKG Mengimbau Warga Tetap Tenang
Gempa Hari Ini di Mentawai Berkekuatan M 6,9, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
Mengapa hujan masih turun di musim kemarau? Simak penjelasan BMKG berikut ini
Gempa Bumi Berkekuatan 4.3 Guncang Kuantan Singingi, BMKG Pekanbaru Siaga
BMKG prakirakan musim hujan 2023-2024 datang lebih lambat dan tidak serentak, berikut ini rinciannya