Sebelumnya pada bulan Mei 2018, tiga orang di Kerala India juga dilaporkan meninggal dunia karena virus nipah baru yang misterius.
Baca Juga: Kontingen Indonesia raih dua medali emas Asian Games 2023 di Hangzhou China dari cabor Menembak
Disebutkan, bahwa virus RNA atau asam ribonukleat dari famili Paramyxoviridae, genus Henipavirus yang berkerabat dekat dengan virus Hendra merupakan organisme penyebab ensefalitis virus Nipah.
Penyakit virus Nipah ini konon pada awalnya menyebar melalui kelelawar pemakan buah atau ‘flying fox’, dari genus Pteropus yang merupakan inang alami dari virus Nipah dan Hendra.
Virus ini ditemukan dalam urin kelelawar, kotoran kelelawar, air liur, dan cairan melahirkan.
Dengan mengetahui berbagai kemungkinan media penularan virus Nipah, masyarakat sekiranya bisa lebih waspada. ***
Artikel Terkait
Ciri-ciri Cacar Monyet yang Kita Wajib Tahu dan Pencegahan Virus Cacar Monyet, Berikut Penjelasannya
Bawang putih, bumbu dapur yang kaya manfaat kesehatan, efektif cegah bakteri, jamur dan virus
Penyakit Asam Lambung, penyebab, gejala, dan pengobatannya
Penyakit Kecemasan dan Depresi dalam Kehidupan Sehari-hari
Penyakit Rematik juga bisa terjadi pada anak, ketahui penyebab dan cara penyembuhannya di Sini
Kasus penyakit jantung di usia muda makin banyak, kenali ciri-cirinya berikut ini
Ikan Sarden, kaya nutrisi yang baik untuk mencegah penyakit jantung, kandungan proteinnya mudah dicerna
Waspada penyakit virus Nipah, Kemenkes RI keluarkan surat edaran
Penyakit virus Nipah belum ada obatnya, kenali gejala awal agar bisa terhindar