Tim Yuri kemudian merumuskan pesan harapan itu menjadi lima kriteria penilaian sayembara. Kelima kriteria itu adalah;
Harus memenuhi ketentuan apa yang dinamakan nasional. Menggambarkan dinamika dan berisi kepribadian Indonesia, serta mencerminkan cita-cita bangsa.
Melambangkan dan menggambarkan api yang berkobar di dalam dada bangsa Indonesia.
Menggambarkan hal yang sebenarnya bergerak, meski tersusun dari benda mati.
Dan, tugu harus dibangun dari benda-benda yang tidak cepat berubah, dan tahan berabad-abad lamanya.
Namun, dua kali sayembara digelar itu tidak ada rancangan yang memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan panitia. ***(KKT)
Artikel Terkait
Monas, tugu ikonik sarat sejarah perjuangan RI, lambang semangat nasionalisme meraih kemerdekaan
Pameran Art the Fact 2.0 HUT ke-46 Museum Bahari Jakarta, angkat tema penyebaran budaya Austronesia
Sejarah lengkap Museum Bahari Jakarta yang kini berusia 46 tahun
Perahu Cadik Papua, koleksi masterpiece Museum Bahari Jakarta, didatangkan langsung dari Jayapura
10 gedung pencakar langit di kota Jakarta, mana yang menurutmu mengesankan?
Kekayaan kuliner dari Pulau Jawa yang melegenda, dari Jawa Timur hingga Betawi di Jakarta
Kampung Ancol di Jakarta Utara punya Taman Kebugaran baru, dilengkapi fasilitas fitness outdoor
Berwisata ke Tugu Monas Jakarta, liburan sambil mengenang sejarah perjuangan kemerdekaan RI