Perayaan Peh Cun yang selalu disertai lomba dayung Perahu Naga dan mendirikan telur, punya akar tradisi dari zaman Kerajaan-kerajaan Berperang di Tiongkok.
Merupakan satu dari tiga hari raya besar etnis Tionghoa. Dan sebagai tradisi yang dirayakan di banyak daerah, Peh Cun diperingati dengan cara yang berbeda-beda.
Di negeri asalnya, Tiongkok, Peh Cun sering disebut hari Duan Wu. ‘Kata Peh Cun’ sendiri merupakan dialek Hokkian untuk kata pachuan yang dalam bahasa Indonesia berarti mendayung perahu.
Perayaan Peh Cun merupakan tradisi leluhur Tionghoa untuk mengenang jasa dan jiwa patriotisme Menteri Qu Yuan, yang rela berkorban demi negaranya. ***(KKT)
Artikel Terkait
Sambut Musim Giling, PG Madukismo Gelar Kirab Tebu Pengantin, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalanan
Dahsyatnya genre musik pop, pesan emosional dan cinta mampu menyatukan perasaan orang berbeda budaya
Fesyen yang terus berkembang mewakili kondisi sosial, budaya, yuk simak sejarahnya sejak era vintage
Upacara Adat Ngaben di Bali: Memahami Spiritualitas dan Kekayaan Budaya
Upacara Adat: Ritual Unik dalam Budaya Indonesia
Keindahan Kota Jogja: Warisan Budaya dan Pesona yang Memikat