Uniknya festival mendirikan telur pada Hari Peh Cun 2023, hanya mungkin terjadi setahun sekali, mengapa?

photo author
Tim WartaPesona 4, Warta Pesona
- Jumat, 23 Juni 2023 | 06:25 WIB
Mendirikan telur hanya bisa dilakukan pada saat Hari Peh Cun. ( @kokot)
Mendirikan telur hanya bisa dilakukan pada saat Hari Peh Cun. ( @kokot)

WartaPesona.com - Masyarakat Tionghoa di Yogyakarta kembali menggelar Perayaan Peh Cun di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Kamis (22/6/2023).

Perayaan Peh Cun 2023 di Pantai Parangtritis Bantul, Yogyakarta, dimeriahkan dengan berbagai atraksi budaya.

Berbagai atraksi budaya Perayaan Peh Cun 2023 di Pantai Parangtritis Bantul, mulai dari Lomba Perahu Naga, Tarian Naga Barongsai, Wushu, dan banyak lagi.

Rangkaian acara Perayaan Peh Cun 2023 di Pantai Parangtritis berlangsung dua hari, Rabu-Kamis (21-22/6). Seluruh rangkaian acara ditutup dengan larung sesaji pada Kamis tengah malam.

Baca Juga: Upacara Adat Ngaben di Bali: Memahami Spiritualitas dan Kekayaan Budaya

Sebelum dilakukan larung sesaji, pada Kamis siang digelar doa bersama untuk negeri yang merupakan tema besar Perayaan Peh Cun 2023. Kemudian, dilanjut dengan festival mendirikan telur.

Festival mendirikan telur di atas meja atau lantai yang datar, menjadi salah satu prosesi menarik dan unik pada setiap Perayaan Peh Cun.

Hal tersebut karena mendirikan telur di atas permukaan datar hanya bisa dilakukan pada waktu puncak Perayaan Peh Cun, yaitu pada setiap Tanggal 5 Bulan 5 Tahun Imlek.

Baca Juga: Mengenal Teknologi AI, kecerdasan buatan yang berpotensi menggeser peran manusia di semua sektor kehidupan

Mendirikan sebutir telur di atas permukaan datar bisa dilakukan, karena ada fenomena alam yang terjadi pada saat puncak Perayaan Peh Cun.

Fenomena alam itu adalah matahari berada pada titik kulminasi terdekat dengan bumi, sehingga pengaruh gravitasi matahari terhadap bumi lebih kuat.

Matahari, bulan, bumi, dan satu atau beberapa planet juga berada dalam satu garis orbit. Hal ini membuat daya gravitasi menjadi seimbang, dan menyebabkan sebutir telur bisa berdiri.

Namun, ternyata tidak semua orang bisa memberdirikan telur pada saat Hari Peh Cun. Karena itu, warga Tionghoa percaya mendirikan sebutir telur merupakan berkah tersendiri.

Baca Juga: Teknologi VR ciptakan realitas dunia maya yang imersif, berdampak ke semua sektor industri

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X