"Ilmu dan pengalaman yang didapatkan di IMMS harus disebarkan ke komunitas masing-masing untuk menciptakan kesadaran yang lebih luas," katanya.
Acara ini merupakan bukti nyata komitmen Kemenparekraf dalam mendorong wisata berbasis risiko yang aman.
Dengan kolaborasi yang kuat antara komunitas pendaki, tenaga kesehatan, dan pemerintah, wisata pendakian di Indonesia diharapkan semakin maju, aman, dan memberikan kenyamanan bagi semua. ***(HA)
Artikel Terkait
Perkuat Pariwisata Desa, Kemenparekraf Beri Dukungan Literasi Bisnis dan Keuangan di Jawa Barat
Kemenparekraf Gaet Wisatawan Asia Selatan Lewat Famtrip Eksklusif ke 5 Destinasi Indonesia
Tanggap Bencana Erupsi Lewotobi, Kemenparekraf Pastikan Evakuasi Wisatawan di Labuan Bajo Berjalan Lancar
Dorong Investasi Besar, Kemenparekraf Siapkan Sinergi Pusat dan Daerah
Wisatawan Dievakuasi Dengan Aman Pascakejadian Erupsi Gunung Lewotobi: Kemenparekraf Tanggap dan Siapkan Jalur Darat, Laut, dan Udara