WartaPesona.com – Kasus dugaan penipuan dana jemaah umrah yang menyeret Hanania Travel terus menjadi perhatian publik. Direktur Utama PT Khazanah Tamma International, Ahmad Syah Farhan alias ASF, kini telah ditetapkan sebagai tersangka setelah adanya laporan dari para korban dengan total kerugian mencapai miliaran rupiah.
Di tengah ramainya kasus tersebut, mantan rekan bisnis Farhan, Alfachmi Sentosa, turut buka suara melalui media sosial Threads. Ia mengaku pernah menjadi partner Farhan sejak tahun 2020 dan merasa idenya digunakan tanpa izin untuk membangun bisnis travel umrah yang kini dikenal sebagai Hanania Travel.
Alfachmi mengungkapkan bahwa awalnya dirinya diajak Farhan membangun konsep “travel milenial” dengan brand RAWAHEL. Demi mendukung bisnis tersebut, ia bahkan rela menjual mobil BMW miliknya untuk modal usaha.
Baca Juga: Viral Bule Diduga Tolak Bayar Makanan di Menteng Jakarta, Ucap Klaim Bangun Indonesia
“Karena saya percaya dengan visi dan agamanya, saya menjual mobil BMW yang baru satu bulan saya beli,” tulis Alfachmi dalam unggahannya di Threads, Senin (1/6/2026).
Menurut pengakuannya, dana sekitar Rp300 juta digunakan untuk menyewa ruko tiga lantai di Depok sebagai kantor pusat PT Khazanah Tamma International. Namun rencana bisnis travel umrah tersebut terganggu akibat pandemi COVID-19 yang menyebabkan akses umrah ditutup.
Dalam situasi tersebut, Farhan disebut meminta izin menggunakan ruko sebagai usaha kafe sementara. Akan tetapi, bisnis itu juga tidak berjalan lancar dan Alfachmi mulai curiga karena Farhan mengaku menjadi korban penipuan namun tidak dapat menunjukkan bukti.
“Saya kecewa karena uang ratusan juta yang saya korbankan akhirnya hanya menjadi usaha angkringan di depan ruko kosong,” tulisnya.
Baca Juga: Didatangi Aisar Khaled, Penjual Es Gabus Ungkap Perjalanan Hidup dan Harapan Umrah Bersama Istri
Hubungan bisnis keduanya akhirnya berakhir. Farhan disebut berjanji akan mengembalikan sepertiga dana investasi dalam kurun waktu dua tahun.
Namun, saat bisnis umrah mulai kembali normal, Alfachmi mengaku terkejut karena Farhan mendirikan Hanania Travel menggunakan PT Khazanah Tamma International yang sebelumnya mereka bangun bersama.
Ia mengklaim namanya masih tercatat sebagai Komisaris Utama di perusahaan tersebut. Menurutnya, penggunaan PT dilakukan tanpa izin dan tanpa komunikasi sebelumnya.
Tak hanya itu, Alfachmi juga mengungkap bahwa Farhan sempat menawarkan uang Rp100 juta agar dirinya mundur dari jabatan Komisaris Utama PT Khazanah Tamma International.
Baca Juga: Umrah Mandiri Resmi Dilegalkan: Antara Kebebasan Beribadah dan Ancaman bagi Biro Travel
Artikel Terkait
Penting! Jemaah umrah kini wajib vaksinasi meningitis, tak bisa ditawar mulai berlaku tahun 2024
Wamen Haji Dahnil Anzar Pastikan Umrah Mandiri Tak Ganggu Bisnis Travel: Pemerintah Siap Tindak Oknum
Umrah Mandiri Resmi Dilegalkan: Antara Kebebasan Beribadah dan Ancaman bagi Biro Travel
Didatangi Aisar Khaled, Penjual Es Gabus Ungkap Perjalanan Hidup dan Harapan Umrah Bersama Istri