Penting! Jemaah umrah kini wajib vaksinasi meningitis, tak bisa ditawar mulai berlaku tahun 2024

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Kamis, 18 Juli 2024 | 21:01 WIB
Vaksinasi meningitis meningokokus kini menjadi syarat wajib bagi jemaah umrah dan haji dari semua negara. (freepik.com)
Vaksinasi meningitis meningokokus kini menjadi syarat wajib bagi jemaah umrah dan haji dari semua negara. (freepik.com)

WartaPesona.com - Jemaah umrah dan haji mulai saat ini wajib vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekkah Arab Saudi.

Kewajiban vaksinasi meningitis bagi jemaah umrah dan haji ini mulai berlaku sejak dikeluarkannya Surat Edaran Nomor HK 02.02.-A-3717-2024, Tentang Pelaksanaan Vaksinasi Meningitis Bagi Jemaah Haji dan Umrah.

Surat Edaran tentang kewajiban vaksinasi meningitis bagi jemaah umrah dan haji ini dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI pada 11 Juli 2024, menyusul adanya regulasi baru dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Direktur Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dr Achmad Farchanny Tri Adryanto. MKM menjelaskan SE terbaru ini mengubah ketetapan syarat vaksinasi meningitis bagi jemaah umrah, dari semula hanya direkomendasikan kini menjadi wajib.

Menurut Farchanny, syarat wajib vaksinasi meningitis mulai dilakukan secara ketat oleh otoritas penerbangan Kementerian Perhubungan Arab Saudi sejak bulan Juli 2024.

"Jemaah umrah yang akan masuk ke Arab Saudi akan dicek pencatatan vaksinasi meningitis yang diperolehnya," kata Farchanny, dikutip dari laman kemkes, Kamis (18/7/2024).

Dia menegaskan, bahwa syarat wajib vaksinasi meningitis mulai berlaku pada musim haji dan umrah tahun 2024.

Lebih jauh Farchanny mengungkapkan, syarat wajib vaksinasi meningitis meningokokus ini berlaku bagi semua individu dari semua negara yang datang ke Arab Saudi dengan tujuan umrah.

Dia mengingatkan, bahwa dalam dokumen yang dikeluarkan oleh Otoritas Kesehatan Arab Saudi disebutkan adanya pengawasan di pintu-pintu masuk.

Pengawasan sebagai upaya pencegahan ini terutama menyasar negara-negara yang sering mengalami epidemi meningitis meningokokus, negara-negara yang berisiko, dan negara-negara dengan wabah Neisseria yang tidak divaksin meningitidis.

Farchanny menjelaskan, neisseria meningitidis merupakan bakteri penyebab penyakit meningitis meningokokus.

Negara-negara yang sering mengalami epidemi meningitis dan berisiko terkena epidemi meningitis lebih banyak di Afrika, sebagaimana informasi WHO tahun 2015.

Farchanny menyatakan, vaksinasi meningitis dilakukan sebagai upaya perlindungan kesehatan bagi jemaah haji dan umrah. Apalagi, bagi jemaah yang punya komorbid. ***(KKO)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X