WartaPesona.com - Belasan orang tewas dan seratusan lainnya cedera ketika Rusia menyerang Kota Kiev dan Dnipro, Ukraina memakai ratusan drone dan puluhan peluru kendali (Rudal) hipersonik Selasa 2 Juni 2026 waktu setempat.
Menurut laporan media Kyiv Post, sedikitnya 12 orang meninggal dan lebih dari 100 lainnya cedera terkena serangan drone dan Rudal yang dilepaskan Rusia.
Selain korban manusia, serangan terbesar Rusia sejak pecah perang empat tahun silam ini merusak bangunan sipil dan sosial lainnya.
Baca Juga: Menguji Ramalan Leluhur di Tengah Zaman Kacau
Menurut laporan Angkatan Udara Ukraina, lebih dari 650 drone kamikaze dan hampir 80 Rudal ditembakkan Rusia dalam satu malam.
Mayoritas ditembakkan dari pesawat strategis Tu-95MS, dengan target utama Kota Kiev dan Dnipro.
Meski sistem pertahanan udara Ukraina menembak jatuh sebagian besar ancaman — 602 drone dan 40 Rudal — serangan tetap menimbulkan korban jiwa dan kerusakan besar.
Di Kiev, sedikitnya empat orang tewas dan lebih dari 60 luka-luka, sedangkan di Dnipro korbannya mencapai 6–9 orang tewas dengan puluhan lainnya cedera.
Baca Juga: Legenda Barcelona Andres Iniesta Melatih Klub Uni Emirat Arab Gulf United
Infrastruktur sipil, termasuk rumah sakit, statsiun pengisian bahan bakar, serta autosaloon “Zeekr” di Kiev hancur terkena ledakan senjata udara Rusia.
Presiden Volodymyr Zelenskyy menyebut serangan ini sebagai “sinyal jelas” perlunya dukungan tambahan sistem pertahanan udara dari sekutunya di Barat.
Media setempat, The Kyiv Independent menegaskan bahwa intensitas serangan Rusia kali ini adalah yang terbesar sepanjang perang.
Perang Rusia melawan Ukraina pecah 24 Februari 2022 pukul jam 05.00 waktu Kiev atau 10.00 WIB. Waktu itu, Rusia mulai menjalankan "operasi militer khusus" ke Ukraina.
Baca Juga: Ratusan Orang Kehilangan Tempat Tinggal Dalam Kebakaran di Kemayoran Jakarta Pusat
Artikel Terkait
Kamchatka Kembali Diguncang Gempa, Peringatan Tsunami Menggema usai Wilayah Pesisir Timur di Rusia Itu Ditempa 7,4 Magnitudo
Viral Turis Rusia Terlibat Keributan di Bali, Petinju Lokal Turun Tangan
Kota Kiev Ukraina Bagaikan Kiamat Setelah Terkena Peluru Kendali dan Drone Milik Rusia
Gudang Senjata Bantuan NATO di Kota Kiev Ukraina Meledak dan Terbakar Setelah Kena Rudal Rusia
Rusia Minta Warga Asing Terutama Diplomat Agar Dievakuasai, Serangan ke Ukraina Akan Digencarkan