Belasan Tewas dan Ratusan Lainnya Cedera Dalam Serangan Rudal dan Drone Rusia ke Kota Kiev dan Dnipro Ukraina

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Selasa, 2 Juni 2026 | 16:17 WIB
Salah satu bangunan di Kota Kiev, Ukraina terbakat setelah terkena serangan udara Rusia. (Instagram @jendela_informas_dunia)
Salah satu bangunan di Kota Kiev, Ukraina terbakat setelah terkena serangan udara Rusia. (Instagram @jendela_informas_dunia)

WartaPesona.com - Belasan orang tewas dan seratusan lainnya cedera ketika Rusia menyerang Kota Kiev dan Dnipro, Ukraina memakai ratusan drone dan puluhan peluru kendali (Rudal) hipersonik Selasa 2 Juni 2026 waktu setempat.

Menurut laporan media Kyiv Post, sedikitnya 12 orang meninggal dan lebih dari 100 lainnya cedera terkena serangan drone dan Rudal yang dilepaskan Rusia.

Selain korban manusia, serangan terbesar Rusia sejak pecah perang empat tahun silam ini merusak bangunan sipil dan sosial lainnya.

Baca Juga: Menguji Ramalan Leluhur di Tengah Zaman Kacau

Menurut laporan Angkatan Udara Ukraina, lebih dari 650 drone kamikaze dan hampir 80 Rudal ditembakkan Rusia dalam satu malam.

Mayoritas ditembakkan dari pesawat strategis Tu-95MS, dengan target utama Kota Kiev dan Dnipro.

Meski sistem pertahanan udara Ukraina  menembak jatuh sebagian besar ancaman — 602 drone dan 40 Rudal — serangan tetap menimbulkan korban jiwa dan kerusakan besar.

Di Kiev, sedikitnya empat orang tewas dan lebih dari 60 luka-luka, sedangkan di Dnipro korbannya mencapai 6–9 orang tewas dengan puluhan lainnya cedera.

Baca Juga: Legenda Barcelona Andres Iniesta Melatih Klub Uni Emirat Arab Gulf United

Infrastruktur sipil, termasuk rumah sakit, statsiun pengisian bahan bakar, serta autosaloon “Zeekr” di Kiev hancur terkena ledakan senjata udara Rusia.

Presiden Volodymyr Zelenskyy menyebut serangan ini sebagai “sinyal jelas” perlunya dukungan tambahan sistem pertahanan udara dari sekutunya di Barat.

Media setempat, The Kyiv Independent menegaskan bahwa intensitas serangan Rusia kali ini adalah yang terbesar sepanjang perang.

Perang Rusia melawan Ukraina pecah 24 Februari 2022 pukul jam 05.00 waktu Kiev atau 10.00 WIB. Waktu itu, Rusia mulai menjalankan "operasi militer khusus" ke Ukraina.

Baca Juga: Ratusan Orang Kehilangan Tempat Tinggal Dalam Kebakaran di Kemayoran Jakarta Pusat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB

Houthi, Sekutu Iran di Yaman Serang Arab Saudi.

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:03 WIB

Iran Menyerang Aset Militer Amerika di Bahrain

Senin, 13 Juli 2026 | 19:08 WIB
X