Mengenal Desa Wisata Pemuteran Bali, Destinasi Berkelanjutan yang Dinobatkan Best Tourism Village 2025 Dunia

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Rabu, 31 Desember 2025 | 15:03 WIB
Desa Pemuteran di Bali (jadesta.kemenparekraf.go.id)
Desa Pemuteran di Bali (jadesta.kemenparekraf.go.id)

WartaPesona.com - Pulau Bali tidak hanya dikenal melalui pantai dan budayanya yang mendunia, tetapi juga melalui desa-desa wisata yang menawarkan pengalaman autentik berbasis kearifan lokal. Salah satu desa wisata yang kini menjadi sorotan internasional adalah Desa Pemuteran di Kabupaten Buleleng, Bali Utara.

Terletak di pesisir barat Pulau Bali dan berjarak sekitar tiga jam perjalanan dari kawasan Kuta, Desa Pemuteran menawarkan suasana tenang khas pedesaan pantai. Lanskap alam yang indah, kehidupan masyarakat yang harmonis, serta laut yang masih terjaga menjadikan desa ini sebagai destinasi favorit bagi wisatawan yang mencari ketenangan dan pengalaman berkelanjutan.

Pada 2025, Desa Wisata Pemuteran berhasil meraih penghargaan bergengsi Best Tourism Village (BTV) 2025 versi UN Tourism. Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Best Tourism Villages by UN Tourism 2025 Ceremony & Third Annual Network Meeting yang berlangsung di Huzhou, Tiongkok, pada 17 Oktober 2025. Pengakuan ini menempatkan Pemuteran sebagai salah satu desa wisata terbaik di dunia dalam penerapan pariwisata berkelanjutan.

Sebagai desa pesisir, Pemuteran dikenal memiliki komitmen kuat dalam menjaga ekosistem laut. Masyarakat setempat secara aktif terlibat dalam upaya pelestarian terumbu karang, pengelolaan lingkungan, serta pengembangan wisata berbasis komunitas. Aktivitas wisata yang ditawarkan pun dirancang agar selaras dengan alam dan budaya lokal.

Pengembangan Desa Wisata Pemuteran tidak lepas dari kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan berbagai organisasi pendukung. Pendekatan berbasis komunitas ini memungkinkan warga desa berperan sebagai pelaku utama pariwisata, sekaligus memastikan manfaat ekonomi dirasakan secara merata tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Sebelum meraih gelar Best Tourism Village 2025, Desa Pemuteran juga telah memperoleh penghargaan ASEAN Tourism Standard kategori Community-Based Tourism (CBT) periode 2023–2025. Prestasi ini semakin memperkuat posisi Pemuteran sebagai contoh sukses pengembangan desa wisata berkelanjutan di Indonesia.

Keberhasilan Desa Pemuteran melanjutkan jejak desa wisata Indonesia lainnya yang telah lebih dahulu diakui dunia, seperti Desa Nglanggeran, Penglipuran, Jatiluwih, dan Wukirsari. Penghargaan ini sekaligus menunjukkan bahwa desa wisata Indonesia memiliki daya saing global dalam menghadirkan pengalaman wisata yang autentik, inklusif, dan berkelanjutan.

Desa Wisata Pemuteran kini tidak hanya menjadi kebanggaan Bali, tetapi juga representasi komitmen Indonesia dalam mengembangkan pariwisata yang ramah lingkungan dan berbasis masyarakat. Ke depan, Pemuteran diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi desa wisata lain di Tanah Air.***      

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Rekomendasi

Terkini

X