“Ke depan, kami ingin melihat lebih banyak kolaborasi serupa, tidak hanya batik, tetapi juga kain tenun dan ulos, yang bisa memperkenalkan keunikan budaya Indonesia ke panggung global,” ujar Irene.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengungkapkan bahwa Pikachu Jet GA-2 ini adalah inisiatif berkelanjutan untuk memenuhi antusiasme masyarakat terhadap pengalaman penerbangan yang unik.
Desain ini merupakan edisi kedua dari dua desain tematik yang dikembangkan bersama The Pokémon Company dan akan mulai dioperasikan pada Maret 2025.
“Pikachu berkemeja batik menjadi ikon yang tidak hanya memberikan kesenangan dalam penerbangan, tetapi juga selaras dengan misi kami untuk mempromosikan ciri khas budaya Indonesia di rute domestik dan internasional,” jelas Irfan.
Turut hadir dalam acara peluncuran ini adalah Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Muhammad Neil El Himam, serta Direktur Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf, Yuana Rochma Astuti. ***(HA)
Artikel Terkait
Perkuat Pariwisata Desa, Kemenparekraf Beri Dukungan Literasi Bisnis dan Keuangan di Jawa Barat
Wonderful Indonesia Menarik Perhatian di ITTS Kanada 2024 dengan Pesona Pariwisata Berkelanjutan
Indonesia Gaet Wisatawan Taiwan di TITF 2024, Perkuat Promosi 5 Destinasi Super Prioritas
Indonesia Gaungkan Pesona dan Keberlanjutan di WTM London 2024 untuk Tarik Wisatawan Dunia
MenEkraf Apresiasi Cita Tenun Indonesia: Kolaborasi Kreatif Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional