WartaPesona.com - Ada sejak tahun 2022, Teras Malioboro kini menjadi destinasi wisata belanja di Kota Jogja (Yogyakarta). Lokasinya mudah diakses karena berada di jantung kota.
Meski sudah ada sejak tahun 2022, Teras Malioboro seakan masih terasa seperti destinasi wisata baru di Kota Jogja.
Jika merasa demikian, wajar saja karena Teras Malioboro ini memang merupakan lokasi pengganti bagi para pedagang kaki lima (PKL) di Kota Jogja untuk berjualan.
Baca Juga: Tips sehat diet langsing tubuh apel, tanpa ribet!
Seperti diketahui, para pedagang kaki lima itu semula berderet memenuhi sepanjang kawasan pusat Kota Jogja Malioboro, dari ujung utara hingga selatan.
Namun, jangan salah. Teras Malioboro yang dibangun untuk mewadahi para pedagang kaki lima agar lebih rapi dan terintegrasi, justru makin memudahkan wisatawan untuk berbelanja barang-barang khas Kota Jogja, ini.
Tidak hanya itu, wisatawan juga semakin nyaman menikmati suasana Kota Jogja, melalui berbagai benda-benda seni, kerajinan tangan, batik, hingga ribuan produk ekonomi kreatif khas kota budaya ini.
Baca Juga: Opening ceremony Peparnas 2024 di Kota Solo, ada tiket gratis yang bisa diakses di sini
Tentu saja berbagai makanan khas Kota Jogja juga tersedia lengkap di Teras Malioboro, sehingga menjadi pusat kuliner tradisional dengan sentuhan kekinian.
Semua itu bisa dinikmati dalam suasana yang lega, tanpa khawatir berdesakan, dan terganggu.
Seperti slogan 'Jogja Berhati Nyaman', berwisata di Teras Malioboro ini pengunjung akan merasakan kenyamanan berbelanja dan bertamasya. Bahkan, juga bernostalgia.
Beragam souvenir khas Jogja yang unik tersedia di Teras Malioboro ini. Mulai dari benda-benda seni berukuran mini seperti sepeda motor kuno, becak, andong, dan banyak lagi.
Kemudian, juga beragam baju dan kain batik beragam motif, dengan harga bervariasi tergantung kualitas. Semua ada di sini. Tak kecuali juga kaos oblong khas Jogja dengan desain eksentrik, nyentrik, dan estetik.
Artikel Terkait
Job fair di Yogyakarta Agustus 2024 sediakan 2.000 lowongan pekerjaan, apa saja simak di sini
Berburu batik ke Desa Giriloyo Bantul Yogyakarta, tak hanya banyak pilihan, tapi juga bisa belajar sejarahnya
Universitas Respati Yogyakarta latih siswa SD jadi Duta Mitigasi Bencana
Pemda DI Yogyakarta berdayakan 30.000 lebih warga pengangguran lewat program Padat Karya 2024
MUI usulkan ada penertiban indekos di Yogyakarta, Sri Sultan HB X tanggapi begini
Kuliner Legendaris Yogyakarta: Menyelami Filosofi Gudeg, Kuliner Manis Yogyakarta yang Sarat Makna
Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama Yogyakarta simpan benda sejarah bukti pengabdian zaman perang
Yogyakarta pasar besar komoditas telur ayam ras, sehari butuh 700 ton, Blitar siap pasok
Yuk, piknik ke Kota Yogyakarta, akan ada Wayang Jogja Night Carnival WJNC, Top KEN 2024
HUT ke-268 Kota Yogyakarta diperingati tanggal 7 Oktober, sejarahnya begini