Salah satu destinasi yang pernah Stevi kunjungi bersama Black Angels MC saat touring adalah Kasepuhan Ciptagelar yang terletak di Sukabumi, Jawa Barat, dan Kulon Progo, Yogyakarta.
Kasepuhan Ciptagelar merupakan masyarakat hukum adat yang berada di kawasan pedalaman Gunung Halimum-Salak.
Desa Adat Kasepuhan Ciptagelar yang sudah dikenal luas oleh sebagian besar masyarakat Jawa Barat, khususnya di bagian selatan ini terkenal akan keteguhannya terhadap adat dan tradisi yang bersandar pada budaya pertanian, khususnya menanam padi.
Selain Kasepuhan Ciptagelar, Kabupaten Kulon Progo yang berarti sebelah barat sungai Progo ini juga menawarkan berbagai hidden gem yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi atau dijadikan rute touring, seperti Air Terjun Kedung Pedut, Waduk Sermo, pegunungan di Kalibiru dan Pule Payung, pancuran air yang tidak pernah kering di mulut Goa Kebon Krembangan, Hutan Pinus Girimulyo yang asri, hingga Pantai Trisik yang memiliki pasir hitam legam.
Ketika melakukan touring, setiap orang memiliki preferensinya sendiri dalam memilih jenis motor yang akan digunakan.
Sebagian orang memilih menggunakan motor matic, sebagian memilih menggunakan motor adventure, dan dengan kelas yang berbeda-beda.
Sedangkan untuk hal ini, Stevi lebih memilih meng- gunakan motor jenis adventure dengan kelas medium, alasannya bahwa jenis motor tersebut tangguh menghadapi segala medan, tidak terlalu berat, dan tidak terlalu lemah, sebuah kombinasi yang pas bagi Stevi.
Setelah mengunjungi berbagai destinasi wisata, khususnya di daerah Jawa Barat, Stevi berkeingi - nan untuk dapat mengeksplorasi lebih jauh kekayaan alam Indonesia, “Tapi tergantung yang ngajakin aja sih,” imbuh Stevi.
Daerah yang menurut Stevi paling berkesan adalah Wae Rebo yang ter - letak di Flores, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Desa Wae Rebo akrab dengan julukan ‘Kampung di Atas Awan’, yang dikelilingi oleh gunung-gunung dan diselimuti oleh awan, tidak heran daerah ini menjadi salah satu tujuan favorit bagi para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
Selain menawarkan pemandangan yang tak terlupakan, Desa Wae Rebo juga menyajikan berbagai macam hidangan kuliner khas daerah sekitar yang menggugah selera seperti Kari Ayam, Sayur Labu, Kopi Wae Rebo, Perkedel Talas, dan Daging Asap.
Artikel Terkait
Sandiaga Uno Menparekraf Raih Penghargaan atas Kontribusi pada Program Kedaireka Matching Fund 2022
Naiknya Harga BBM PT Tangkas Siapkan Lebih Banyak Motor Listrik Dukung Pemerintah
Ashtari : "Berkeliling" Lombok Melalui Hidangan Slow Food dan Real Food
Bentang Jawa : Menelusuri Pesona Pulau Jawa dengan Bersepeda
Wisata ke Lombok, Ini Deretan Destinasi yang Wajib Dikunjungi dan Kuliner Serta Tenun yang Harus Dibeli
Morotai, Surga Tropis di Maluku Utara Keindahan Yang Luar Biasa
Jeeva Beloam Beach Camp, Resort di Lombok Patut Dikunjungi, Ini Komitmennya untuk Potensi Sumber Daya Lokal
Wae Rebo, Pesona Desa Adat di Pulau Flores
Rifat Sungkar : Indonesia Gak Lepas dari Komunitas Otomotif yang Telah Memajukan Nama Otomotif Indonesia
Diskoria, Berani Berkarya dengan Musik Disko Indonesia