WartaPesona.com - Bentang Jawa adalah lomba sepeda jarak jauh atau unsupported ultra cycling race dengan menggunakan navigasi mandiri selama hampir tujuh hari sambil melintasi Pulau Jawa, yang dimulai dari barat pulau menuju timur.
Para peserta dapat bersepeda sebagai individu (solo) atau tim berpasangan (pair).
Bentang Jawa adalah lomba sepeda mandiri, yang berarti mengetahui kondisi kesehatannya masing-masing dan selalu mengutamakan keselamatan.
Baca Juga: Ashtari : Berkeliling Lombok Melalui Hidangan Slow Food dan Real Food
Seperti dikutip dari Pesona E-Magazine bahwa layaknya lomba ketahanan lainnya, akan selalu ada risiko yang harus dihadapi,
sehingga setiap peserta diwajibkan untuk memiliki asuransi selama balapan berlangsung.
Selama perjalanan Bentang Jawa, para peserta akan diajak untuk mengeksplorasi sisi selatan dan tengah Pulau Jawa yang indah seperti menyusuri daerah pesisir pantai, rangkaian perbukitan dan pegunungan, serta hutan yang membentang sepanjang 1.500 km dengan elevation gain hingga 16.000 meter yang harus ditempuh dalam waktu 156 jam.
Lomba ini pertama kali digagaskan oleh Rihan dan diadakan pada tahun 2021 dengan rute Carita hingga Banyuwangi yang melewati jalur pantai selatan Pulau Jawa.
Baca Juga: Liburan ke Borobudur? Ini 9 Makanan Lezat Khas Magelang yang Bisa Dinikmati
Gagasan tersebut kemudian perlahan-lahan dimasak melalui pembentukan panitia yang bertugas melakukan survei rute, hingga pada akhirnya semua persiapannya matang sehingga Rihan, Riefa, Rayza, Xto, dan Darrick siap untuk merealisasikan Bentang Jawa di tahun 2021.
Alasan utama dipilihnya Pulau Jawa sebagai lokasi lomba ini adalah karena Pulau Jawa merupakan pulau dengan penduduk terbanyak di Indonesia.
Bentang Jawa merasa bahwa sampai saat ini mereka masih ingin untuk mengeksplorasi Pulau Jawa lebih jauh lagi, dan belum ada keinginan untuk memperluas ke luar Pulau Jawa.
Baca Juga: Inilah 4 Hotel Unik di Yogyakarta Yang Menawarkan Keindahan
Walaupun bersifat lomba, sesungguhnya Bentang Jawa dirancang untuk meningkatkan semangat berpetualang dan eksplorasi para pesepeda.
Jarak dan ketinggian bukanlah tujuan utama, melainkan hanya sarana untuk mencapai tujuan, yaitu untuk menikmati Pulau Jawa. Berbeda dengan kendaraan bermotor, bersepeda akan menjadi kebebasan yang sesungguhnya dengan bergerak menggunakan tenaga sendiri, merasakan indahnya perjalanan, dan berinteraksi dengan sesama sepanjang perjalanan.
Pada saat ini, pendaftaran Bentang Jawa terbuka untuk publik, namun tidak semua orang dapat berpartisipasi dalam lomba ini.
Baca Juga: Inilah 4 Hotel Unik di Yogyakarta Yang Menawarkan Keindahan
Terdapat beberapa syarat yang wajib dipenuhi untuk dapat mengikuti Bentang Jawa, diantara
lainnya adalah mendapat izin dari pasangan dan/atau keluarga, memiliki asuransi perjalanan selama Bentang Jawa berlangsung, memberikan sedikit riwayat tentang pencapaian yang pernah diraih dalam event bersepeda atau olahraga ketahanan (endurance) lainnya, mendapatkan dua kali dosis vaksin COVID-19 dan booster (kecuali bila memiliki alasan medis dan harus dibuktikan dengan memberikan surat keterangan dari dokter), serta jujur dan mau mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh Bentang Jawa.
Artikel Terkait
Inilah 4 Hotel Unik di Yogyakarta Yang Menawarkan Keindahan
Komitmen Itjen Kemenag dan Baznas Untuk Perkuat Pengawasan Organisasi Pengelola Zakat
Penawaran Menarik dari PT KAI : Tarif Reduksi, Tarif Khusus, Hingga Tarif Subkelas untuk Pembelian Tiket
Informasi Penentu Awal Bulan Rajab 1444 H,Prakiraan Hilal saat Matahari Terbenam Tanggal 22 Januari 2023
Erick Thohir Ingatkan Ini Kepada Puluhan Direksi: Dana Pensiun BUMN untuk Wariskan Kebaikan
Liburan ke Borobudur? Ini 9 Makanan Lezat Khas Magelang yang Bisa Dinikmati
Presiden Jokowi Didampingi Menpora Amali Topping Of Indoor Multifungtion Stadium
Sandiaga Uno Menparekraf Raih Penghargaan atas Kontribusi pada Program Kedaireka Matching Fund 2022
Naiknya Harga BBM PT Tangkas Siapkan Lebih Banyak Motor Listrik Dukung Pemerintah
Ashtari : "Berkeliling" Lombok Melalui Hidangan Slow Food dan Real Food