WartaPesona.com – Awal tahun 2025 diawali dengan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang dilakukan oleh beberapa penyedia, termasuk Pertamina, Shell, BP, dan Vivo.
Kenaikan ini dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak mentah dunia dan fluktuasi nilai tukar rupiah.
Daftar Harga BBM Terbaru (per 1 Januari 2025):
Pertamina
Pertamax 92 : Rp12.500/liter
Pertamax Turbo: Rp13.700/liter
Pertamina Green : Rp13.400/liter
Dexlite: Rp13.600/liter
Pertamina Dex: Rp13.900/liter
Baca Juga: PLN Berikan Diskon 50% untuk Token Listrik Awal 2025: Begini Cara Maksimalkan Promonya
Shell
Shell Super: Rp12.930/liter
Shell V-Power: Rp13.650/liter
Shell V-Power Diesel: Rp14.150/liter
Shell V-Power Nitro+: Rp13.850/liter
BP
BP 92: Rp12.810/liter
BP Ultimate: Rp13.530/liter
BP Ultimare Diesel: Rp14.030/liter
Vivo
Revvo 92: Rp12.770/liter
Revvo 95: Rp13.480/liter
Revvo 90: Rp12.680/liter
Primus Diesel Plus: Rp13.990/liter
Harga BBM bersubsidi di Pertamina tidak ada kenaikan.
Baca Juga: Prabowo Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 8%, Siap Buktikan pada Dunia
Alasan Kenaikan Harga
Menurut PT Pertamina (Persero), kenaikan harga ini disebabkan oleh melonjaknya harga minyak mentah dunia serta melemahnya nilai tukar rupiah.
"Penyesuaian harga ini perlu dilakukan untuk menjaga keberlanjutan operasional perusahaan serta mendukung kebutuhan energi nasional," jelas perwakilan Pertamina.
Baca Juga: Kepala Bappenas: RPJMN Targetkan 0% Kemiskinan Ekstrem pada 2026
Penyedia internasional seperti Shell dan BP juga menyebutkan bahwa kebijakan penyesuaian harga merupakan bagian dari kebijakan global yang diterapkan secara seragam.
Solusi Jangka Panjang
Pemerintah dan masyarakat perlu berkolaborasi untuk mencari solusi jangka panjang.
Diversifikasi energi melalui pemanfaatan energi terbarukan serta efisiensi konsumsi energi menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan pada BBM fosil. ***(SA)
Artikel Terkait
Prabowo Disambut Antusias Masyarakat Usai Umumkan PPN 12% Hanya untuk Barang Mewah
Prabowo Sambut Tahun Baru di Bundaran HI, Warga Berebut Salam dan Foto Bersama
Kepala Bappenas: RPJMN Targetkan 0% Kemiskinan Ekstrem pada 2026
Prabowo Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 8%, Siap Buktikan pada Dunia