Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi 2025: Alasan dan Daftar Harga Terbaru

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Kamis, 2 Januari 2025 | 01:03 WIB
SPBU Pertamina (Foto ; Aplikasi MyPertamina)
SPBU Pertamina (Foto ; Aplikasi MyPertamina)



WartaPesona.com
– Awal tahun 2025 diawali dengan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang dilakukan oleh beberapa penyedia, termasuk Pertamina, Shell, BP, dan Vivo.

Kenaikan ini dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak mentah dunia dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

Daftar Harga BBM Terbaru (per 1 Januari 2025):

Pertamina

Pertamax 92 : Rp12.500/liter
Pertamax Turbo: Rp13.700/liter
Pertamina Green : Rp13.400/liter
Dexlite: Rp13.600/liter
Pertamina Dex: Rp13.900/liter

Baca Juga: PLN Berikan Diskon 50% untuk Token Listrik Awal 2025: Begini Cara Maksimalkan Promonya

Shell

Shell Super: Rp12.930/liter
Shell V-Power: Rp13.650/liter
Shell V-Power Diesel: Rp14.150/liter
Shell V-Power Nitro+: Rp13.850/liter

BP

BP 92: Rp12.810/liter
BP Ultimate: Rp13.530/liter
BP Ultimare Diesel: Rp14.030/liter

Vivo

Revvo 92: Rp12.770/liter
Revvo 95: Rp13.480/liter
Revvo 90: Rp12.680/liter
Primus Diesel Plus: Rp13.990/liter

Harga BBM bersubsidi di Pertamina tidak ada kenaikan.

Baca Juga: Prabowo Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 8%, Siap Buktikan pada Dunia

Alasan Kenaikan Harga

Menurut PT Pertamina (Persero), kenaikan harga ini disebabkan oleh melonjaknya harga minyak mentah dunia serta melemahnya nilai tukar rupiah.

"Penyesuaian harga ini perlu dilakukan untuk menjaga keberlanjutan operasional perusahaan serta mendukung kebutuhan energi nasional," jelas perwakilan Pertamina.

Baca Juga: Kepala Bappenas: RPJMN Targetkan 0% Kemiskinan Ekstrem pada 2026

Penyedia internasional seperti Shell dan BP juga menyebutkan bahwa kebijakan penyesuaian harga merupakan bagian dari kebijakan global yang diterapkan secara seragam.

Solusi Jangka Panjang

Pemerintah dan masyarakat perlu berkolaborasi untuk mencari solusi jangka panjang.

Diversifikasi energi melalui pemanfaatan energi terbarukan serta efisiensi konsumsi energi menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan pada BBM fosil. ***(SA)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mobil Keluarga Paling Diminati, Apa Saja Kriterianya?

Minggu, 7 September 2025 | 09:05 WIB
X