Sayangnya, ia belum berada pada lingkungan pendukung yang tepat.
Baca Juga: Terbaru! Pameran di Museum MACAN, Menampilkan Hingga 24 Karya Perupa Asia-Pasifik
Pada periode pertama ia di legislatif, Golkar tempat ia bernaung masih bermain dalam zona aman.
Belum berani memberikan pembelaan terhadap peran luas dari keluarga Presiden Soeharto.
Garis idiologinya pragmatis. Kehadiran Mbak Titiek belum teroptimalkan untuk mengurai beragam problem bangsa.
Periode berikutnya, Mbak Titiek mencari peruntungan melalui Partai Berkarya. Partai itu tidak masuk Senayan dan pada saat ini tidak ikut kontestasi pemilu.
Kini, Mbak Titiek maju sebagai anggota legislatif Dapil Yogya melalui Gerindra.
Jika ia terpilih, mungkin Gerindra akan bisa memberi dukungan luas atas peran Mbak Titiek. Untuk tumbuh sebagai 'Cundrik' yang efektif bagi penyelesaian beragam problem bangsa. ***(SA/K)
ARS (rohmanfth@gmail.com), Jaksel, 21 November 2023