Terbaru! Pameran di Museum MACAN, Menampilkan Hingga 24 Karya Perupa Asia-Pasifik

photo author
Feri Candra, Warta Pesona
- Selasa, 21 November 2023 | 22:59 WIB
Pameran Baru di Museum MACAN Tampilkan Karya 24 Perupa Asia-Pasifik . ( Foto:  museummacan.org    )
Pameran Baru di Museum MACAN Tampilkan Karya 24 Perupa Asia-Pasifik . ( Foto: museummacan.org )

WartaPesona.com- Terletak di Jakarta Barat, Museum Macan kembali menggelar pameran terbarunya, Voice Against Reason menampilkan hingga 24 perupa lintas Asia-Pasifik.

Diantaranya yakni Australia, India, Bangladesh, Jepang, Singapur, Vietnam, dan Thailand, hingga Indonesia.

Pameran ini terselenggara dan dapat dikunjungi oleh Masyarakat umum hingga sekitar lima bulan kedepan. Tepat mulai pada Jumat, 18/11/2023 sampai dengan Minggu, 14/04/2024.

Baca Juga: SCBD Park, Telah Hadir Tempat Nongkrong Baru, Bernuansa Korea di Jakarta Selatan


Aaron Seto, Direktur Museum MACAN, menerangkan bahwa pameran tersebut "Voice Against Reason", telah menghadirkan banyak karya komisi terbaru.

Dengan proyek terkini dan ternama, perupa bermacam karya kontemporer yang mengangkat dialog sejarah dan seni periode modern Indonesia. Jumat, 17/11/2023.

Voice Against Reason, adalah pameran yang berupaya menggali tentang pertanyaan mengenai apa makna dari berpendapat atau bersuara.

Baca Juga: Zodiak Sagitarius hari Rabu 22 November 2023, saatnya menentukan masa depan cinta

Adanya pameran tersebut, menghadirkan deretan para perupa yang terkemuka dari seluruh penjuru asia, merajut realitas sementara dan rapuh, dimana pamerannya yang terhubung dengan narasi pribadi.

Tema-tema politik, geografi, hingga konteks sejarah, dan seluruhnya melalui sudut pandang dari para perupa.

Dimulai dari gagasan perupa yang menggambarkan bahwasannya perupa berperan membantu kita melalui gagasan seni, memberi bentuk, dan meyuarakan pada ide serta isu-isu yang sering bergolak di bawah permukaan, bahkan yang mungkin berlawanan dengan arus.

Baca Juga: Zodiak Scorpio hari Rabu 22 November 2023, hari paling menyenangkan bersama pasangan

Sekarang ini, saat dimana teknologi telah mendorong penulisan sejarah atau keseragaman, menyamarkan perjalanan dari pengalaman individu pribadi yang berbeda-beda.

Berpendapat atau berbicara merupakan hal yang penting, agar seseorang mampu melihat lingkungan di sekitar secara lebih kritis.

Bukan hanya melihat pameran, bisa juga nonton wayang

Voice Against Reason, dilengkapi dengan program kuliah terbuka, rangkaian diskusi, hingga bermacam-macam program publik.

Rangkaian acara tersebut diagendakan
akan berlangsung sepanjang berjalannya periode pameran.

Acara yang telah di agendakan dalam acara ini dirancang guna memperdalam keterlibatan para audiens terhadap tema-tema serta karya seni yang digagas, dan diselenggarakan dengan dukungan ko-kuratorial, Rizki Lazuardi, dan Putra Hidayatullah, serta tim kuratorial hingga Edukasi Museum MACAN.

Bertepatan dengan jadwal pembukaan pameran tersebut, secara perdana Museum MACAN turut menghadirkan penampilan Sirkus di Tanah Pengasingan, juga Oyong-oyong, dan Ayang-ayang, yakni laga pertunjukan wayang terbaru oleh The Shadow Factory dan Jumaadi.

Pertunjunkan wayang tersebut adalah pertunjukan dengan jadwal yang terbatas, yaitu mulai pada Sabtu 18/11/2023, sampai dengan Minggu 26/11/2023.

Pertunjukan wayang yang ditampilkan secara inovatif juga menampilkan hingga ratusan wayang kertas dengan bentuk dan ukuran yang beragam.

Pada setiap potongannya, wayang kertas tersebut mewujudkan akan sebuah peristiwa yang dimainkan oleh pawang bayang-bayang, pada dua mesin OHP (overhead projector) sebanyak dua orang ditambah dengan iringan musik eksperimental.

Pertunjukan tersebut berdurasi mulai 45 hingga 60 menit yang mengandung unsur kekerasan didalam sejarah, kendati demikian acara tersebut diperbolehkan untuk segala umur, namun dengan bimbingan orang tua.

Harga tiket terbaru pameran Museum MACAN

Museum MACAN, lokasinya yang terletak di AKR Tower Level M, tepat di Jalan Panjang, No.5 Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Museum MACAN buka mulai pukul 10.00 WIB hingga 18.00 WIB pada hari Selasa-Minggu.

Pembelian tiketnya pun bisa dibeli on the spot atau secara daring, pembelian tiket Voice Against Reason dapat dibeli di situs web Museum MACAN dan platform lainnya yang telah menjadi mitra seperti Traveloka, tiket.com, dan loket.com.

Pada hari kerja atau weekdays, dipatok dengan harga Rp 50.000 untuk kanak-kanak di usia 3-12 tahun, dan Rp 60.000 untuk kalangan pelajar, mahasiswa, dan lansia, untuk kalangan dewasa dipatok dengan harga Rp 70.000.

Demikian harga tiket pada hari weekends, yaitu mulai dari Rp 70.000 khusus untuk kanak-kanak di usia 3-12 tahun, dan untuk kalangan pelajar, mahasiswa, serta lansia berkisar di harga Rp 80.000, kemudian untuk dewasa dipatok dengan harga Rp 90.000.

Bagi yang hendak melihat pertunjukan Sirkus di Tanah Pengasingan, yakni Oyong-oyong serta Ayang-ayang, sebaiknya melakukan reservasi terlebih dahulu via situs web resmi yang telah disediakan oleh Museum MACAN, hal demikian dianjurkan, sebab adanya keterbatasan volume kapasitas.

Perlu diketahui, pertunjukan wayang hanya dapat disaksikan bagi pengunjung yang telah membeli tiket pameran tersebut (Voice Against Reason).***


Penulis : Feri Candra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Festival Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:18 WIB
X