Ini diagnosis dokter dan upaya pengobatan
Dokter menggunakan teknologi pencitraan otak, seperti MRI, untuk mendiagnosis FTD. Hasilnya dianalisis bersama dengan riwayat medis dan gejala pasien. Sekitar 30% dari orang dengan degenerasi frontotemporal mewarisi penyakit ini; tidak ada faktor risiko yang diketahui.
Ada obat yang dapat membantu meredakan gejala, tetapi penyakit ini pada akhirnya semakin parah seiring berjalannya waktu. *** (SA)
Artikel Terkait
Song Joong-ki dan Katy Louise Saunders Resmi Menikah dan Hamil Pertama. Siap Jadi Orang Tua
Lisa Loring, Pemeran Wednesday Pertama dalam The Addams Family Meninggal Dunia. Ini Sakit yang Dideritanya
Dewa 19 Sukses Pesta Rakyat 30 Tahun di Jakarta. 5 Maret di Bandung : Ada Ahmad Dhani, Tyo Nugros, Ari Lasso
Tragisnya Kehidupan Ressa Herlambang: Dari Bintang Musik dan Politikus hingga Jatuh Miskin dan Bangkrut
The Wild Dreams Tour 2023, Westlife Membawa Kemeriahan dan Nostalgia Pencintanya di GBK Senayan Malam Tadi
Rihanna Mengumumkan Kehamilannya Melalui Kostum Super Bowl Halftime Show
5 Ranking Teratas Iklan Produk Komersial Terpilih dalam Superbowl yang Lucu, Keren dan Kreatif
Prestasi Maudy Ayunda yang Pintar di Dunia Hiburan dan Sosial Hingga Menjadi Inspirasi Milenial Indonesia
Feast Band : Membangun Band Masa Depan dengan Menciptakan Karya yang Terbaik, Memasarkannya di Saluran Digital
Saksikan Aksi Heroik Taksi Pelangi di Season 2 Taxi Driver Malam Ini. Sinopsis dan Klik Linknya Sub Bahasa