Penggunaan antibiotik yang berlebihan dalam peternakan konvensional telah menyebabkan masalah resistensi antibiotik yang serius.
Namun, dalam pertanian organik, antibiotik tidak digunakan secara rutin dalam pemeliharaan hewan.
Dengan memilih produk hewan organik, Anda dapat membantu membatasi penyebaran resistensi antibiotik.
Pertanian organik menghindari penggunaan bahan kimia sintetis, seperti herbisida, yang digunakan untuk membunuh gulma.
Hal ini memungkinkan tanaman tumbuh dengan cara yang lebih alami, tanpa paparan langsung terhadap zat-zat kimia yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem dan berdampak negatif pada kesehatan manusia. ***(FA)
Artikel Terkait
Peran Teknologi dalam Kemajuan Pertanian: Dari Pertanian Tradisional ke Pertanian Berbasis Teknologi
Hidroponik: Membangun Pertanian Modern Berkelanjutan
Mengenal Mikroorganisme Lokal (MOL) yang dianggap solusi pertanian ramah lingkungan
Mengembangkan bisnis pertanian tak sekadar meningkatkan produktivitas
Machine Learning di sektor pertanian mudahkan petani ambil keputusan penting terkait produktivitas
5 bidang usaha di sektor pertanian yang menjanjikan