bisnis-umkm

Impor beras Indonesia hingga Desember 2024 berpotensi capai 5,17 juta ton, terbesar di dunia

Jumat, 9 Agustus 2024 | 08:04 WIB
Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai upaya, agar bisa swasembada pangan dan tidak impor beras lagi. (Dok. WP)

WartaPesona.com - Nilai impor beras Indonesia hingga Desember 2024 nanti diperkirakan bisa mencapai 5,17 juta ton.

Perkiraan total impor beras Indonesia hingga Desember 2024 mencapai 5,17 juta ton itu berdasarkan proyeksi neraca beras nasional 2024 terkini yang dimutakhirkan pada Mei 2024.

Rinciannya adalah impor beras Indonesia pada Januari-April 2024 telah mencapai 1,77 juta ton, dan rencana impor bulan Mei-Desember 2024 sebesar 3,40 juta ton.

Baca Juga: Kemenparekraf gandeng JKT48 gelar lomba aransemen ulang lagu-lagu daerah, simak tanggalnya di sini

Jika nilai proyeksi impor beras sebesar 5,17 ton itu benar terjadi pada 2024, maka jumlah tersebut akan memecahkan rekor impor beras tahun 1999 yang sebesar 4,75 juta ton.

Nilai impor beras sebesar 5,17 juta ton seandainya benar terjadi juga akan membuat Indonesia menjadi negara importir beras terbesar di dunia.

“Mengalahkan negara tetangga Filipina yang rerata impor berasnya di kisaran 4 juta ton setiap tahun,” ungkap Anggota Komisi IV DPR RI Saadiah Uluputty, dikutip dari situs parlemantaria, Rabu (9/8/2024).

Baca Juga: Kapal Perang RI mulai angkut pasukan TNI ke IKN, termasuk 36 Paspampres

Saadiah Uluputty pun mengatakan semestinya pemerintah sudah bisa mengantisipasi hal itu dengan mendorong peningkatan produksi beras lokal.

Menurutnya beberapa cara bisa dilakukan untuk mendorong peningkatan produksi beras lokal, antara lain melalui pengembangan teknologi pertanian yang lebih baik, penyediaan subsidi pupuk, dan benih yang efektif, serta pengelolaan irigasi yang lebih baik.

Selain itu, Saadiah Uluputty juga menyampaikan pentingnya diversifikasi sumber pangan agar tidak lagi bergantung pada beras.

Baca Juga: Jawa Timur penyumbang terbanyak Donor Darah Sukarela 100 kali, jumlahnya 600 orang

“Seharusnya ini dijalankan dengan mengembangkan produksi dan konsumsi berbagai jenis makanan yang berbeda, untuk memastikan keamanan pangan yang lebih baik, dan mengurangi risiko ketergantungan satu jenis sumber pangan,” katanya.

Sementara itu, Kementerian Pertanian (Kementan) telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi beras lokal Tanah Air.

Halaman:

Tags

Terkini

Bisnismu Gitu-Gitu Aja ? Yuk Coba 7 Tips UMKM Ini!

Senin, 24 November 2025 | 10:36 WIB