Kata Presiden Jokowi, konsep pengembangan ekonomi di IKN sesuai Asta Cita Prabowo-Gibran

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Selasa, 13 Agustus 2024 | 13:48 WIB
Sidang Kabinet Paripurna yang digelar perdana di Ibu Kota Nusantara (IKN) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024).  (Setkab)
Sidang Kabinet Paripurna yang digelar perdana di Ibu Kota Nusantara (IKN) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024). (Setkab)

WartaPesona.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi), menyebut konsep pembangunan ekonomi di Ibu Kota Nusantara IKN sesuai Asta Cita Prabowo-Gibran.

Menurut Presiden Jokowi, pembangunan ekonomi Ibu Kota Nusantara IKN yang sesuai dengan Asta Cita Prabowo-Gibran itu adalah ekonomi hijau dan ekonomi digital.  

Presiden Jokowi menjelaskan, salah satu Asta Cita Prabowo-Gibran yang sesuai dengan pengembangan ekonomi Ibu Kota Nusantara adalah ekonomi hijau, ekonomi kreatif, dan ekonomi biru.

Baca Juga: Wisata sejarah Istana Maimun di Medan Sumatera Utara, warisan masa jaya Kesultanan Deli Abad 19 Masehi

Hal tersebut diungkapkan Presiden Jokowi saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Ibu Kota Nusantara IKN, Penajam Paser Utara Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024).

Seperti diketahui, sidang kabinet paripurna di IKN tersebut secara umum membahas tentang IKN, keberlanjutan serta transisi di kementerian menuju pemerintahan baru, dan Purchasing Managers Index (PMI).

Presiden Jokowi dalam sidang kabinet itu juga mengatakan, jika perpindahan ibu kota bukan tentang perpindahan fisik semata.

Baca Juga: Rizki Juniansyah, lifter pertama Indonesia yang meraih emas di Olimpiade

Namun yang lebih penting dengan kepindahan ibu kota ke IKN akan ada perpindahan pola pikir atau mindset.

“Kita bisa bekerja dari mana saja, juga pindah mobilitasnya. Karena mobilitas di Ibu Kota Nusantara semuanya memakai kendaraan listrik, dan energinya memakai energi hijau. Bangunan di sini semuanya diarahkan ke green building, dan aksesibilitasnya juga diprioritaskan untuk pejalan kaki dan yang naik sepeda,” kata Presiden Jokowi, dikutip dari situs setpres.

Baca Juga: Kemenparekraf gandeng JKT48 gelar lomba aransemen ulang lagu-lagu daerah, simak tanggalnya di sini

Presiden Jokowi menegaskan, bahwa perpindahan Ibu Kota juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur.

"Khususnya, di Balikpapan dan lebih khusus lagi kabupaten Penajam Paser Utara,” kata Presiden Jokowi.

Diapun menjelaskan lagi, bahwa salah satu alasan ibu kota pindah ke Nusantara (IKN) karena alasan pemerataan pembangunan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Bisnismu Gitu-Gitu Aja ? Yuk Coba 7 Tips UMKM Ini!

Senin, 24 November 2025 | 10:36 WIB
X