Wow, Taxi Terbang Ibu Kota Nusantara IKN diuji coba, kapan mulai beroperasi?

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Rabu, 31 Juli 2024 | 00:28 WIB
Taxi Terbang Ibu Kota Nusantara akan menjadi moda transportasi umum masa depan.  (OIKN)
Taxi Terbang Ibu Kota Nusantara akan menjadi moda transportasi umum masa depan. (OIKN)

WartaPesona.com - Taxi Terbang Ibu Kota Nusantara (IKN) berhasil melakukan uji terbang di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto) Samarinda, Kalimantan Timur.

Uji terbang Taxi Terbang Ibu Kota Nusantara di Bandar Udara APT Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur, dilakukan pada Senin (29/7/2024), dan berhasil.

Dalam uji terbang di Bandar Udara APT Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur, Taxi Terbang Ibu Kota Nusantara mengudara selama 10 menit dan melakukan manuver angka delapan di udara.

Baca juga: Makna filosofi Seragam Defile Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024 karya Didit Hediprasetyo, sederhana, anggun, dan nasionalis

Uji coba tersebut dilakukan untuk memastikan keandalan dan kesiapan moda transportasi udara atau Urban Air Mobility (UAM).

Taxi Terbang buatan Hyundai Motor Group itu berkapasitas lima orang penumpang termasuk pilot, yang dirancang bersama Korea Aerospace Research Institute (KARI) untuk meningkatkan mobilitas perkotaan yang inovatif dan ramah lingkungan.

Dalam uji coba ini, integrasi mobilitas darat dan udara ditunjukkan dengan moda Shuckle, sarana transportasi on-demand yang berfungsi mengantarkan penumpang ke layanan middle-mile berupa AAM (Advanced Air Mobility) atau Taxi Terbang.

Baca Juga: Timnas Indonesia Juara AFF U-19 2024, Pelatih optimis maju ke Piala Asia U-20 2025

Taxi Terbang dalam uji coba tersebut mengudara selama 10 menit di ketinggian 50 meter, dengan kecepatan 50 kilometer per jam.

Taxi Terbang buatan Hyundai Motor Group bekerja sama dengan Otorita IKN itu nantinya akan menjadi moda transportasi umum yang ramah lingkungan di Nusantara.

Namun demikian, uji coba terbang kali ini masih sebatas Proof-of-Concept (PoC) Advanced Air Mobility (AAM).

Baca Juga: Di bawah guyuran hujan, Prabowo Subianto beri semangat Kontingen Indonesia di Opening Ceremony Olimpiade Paris 2024

Setelah itu, Taxi Terbang sebagai moda transportasi Urban Air Mobility masih harus melalui serangkaian studi yang terdiri dari kajian teknologi, ekonomi, lingkungan, sosial, regulasi dan kebijakan, serta infrastruktur.

Karena itu, pengoperasian UAM Taxi Terbang Ibu Kota Nusantara ini diperkirakan baru dapat beroperasi setelah tahun 2030 tergantung hasil kajian lebih lanjut. ***(KKO)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X