WartaPesona.com – Ketidakpastian ekonomi global akibat perang dagang AS–China kini menjadi perhatian serius banyak negara, termasuk Indonesia.
Eks Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno, ikut menyoroti situasi ini. Menurutnya, di tengah tensi perdagangan dunia, Indonesia harus berani mengambil peluang, khususnya melalui perluasan pasar untuk UMKM dan generasi muda wirausaha.
“Lewat sektor swasta, saya ikut ambil peran menciptakan lapangan kerja dan membantu UMKM tembus ke pasar internasional,” ujar Sandiaga lewat akun Instagram pribadinya, 17 April 2025.
Namun di balik pesannya tentang pentingnya skill entrepreneur, Sandiaga juga mengenang kisah pribadinya yang penuh pembelajaran.
Pernah Terkena PHK Saat Krisis Ekonomi 1998
Sandiaga bercerita, ia sempat terkena PHK pada 1998 ketika krisis moneter melanda Indonesia dan Asia. Perusahaan tempatnya bekerja bangkrut, dan ia kehilangan pekerjaan.
“Waktu itu saya kena PHK, lalu ada krisis keuangan Asia. Itu titik nol saya,” ungkapnya dalam siniar YouTube Agatha Chelsea, 19 September 2025.
Alih-alih menyerah, ia mencoba peruntungan di dunia usaha. Bersama Edwin Soeryadjaya, Sandiaga mendirikan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Ia juga bekerja sama dengan Rosan Roeslani mendirikan PT Recapital, yang berkembang dari hanya 3 karyawan hingga menjadi puluhan ribu.
Dari Pencari Kerja ke Pencipta Lapangan Usaha
Sandiaga menilai pengalaman pahit tersebut justru menjadi jalan baginya untuk menemukan arah baru.
“PHK itu ternyata jalan dari Tuhan. Dari penerima gaji bulanan, saya dipaksa belajar jadi entrepreneur dan menciptakan penghasilan sendiri,” katanya.
Menurut pria kelahiran Riau ini, kegagalan pada 1998 justru menjadi batu loncatan yang mengasah kemampuan bisnisnya hingga kini bisa membangun perusahaan sendiri.
Artikel Terkait
Polemik Tunjangan Rumah Anggota Dewan: DPRD DKI Dorong Penyeragaman, Kemendagri Tegaskan Tak Bisa Sama di Semua Daerah
Pemerintah Bagi-Bagi Smart TV untuk 330 Ribu Sekolah, KSP Bicara Soal Pemerataan hingga Guru Berkualitas
7 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia yang Wajib Kamu Coba
Inggris hingga Australia Resmi Akui Kedaulatan Palestina, Netanyahu Beri Respon Sinis