Baca Juga: Begini tanda-tanda situs web telah diretas, dan cara pencegahannya
Dia merincikan, biaya bibit ikan nila sebanyak 1 kuintal senilai Rp2,7 juta. Kemudian, biaya pakan selama 3 bulan sebanyak 33 karung seharga Rp360 ribu per karung.
Total biaya benih dan pakan selama 3 bulan masa panen sebesar Rp14,5 juta.
Dari bibit sebanyak 1 kuintal itu jika panen normal bisa menghasilkan ikan nila konsumsi sebanyak 1 ton senilai Rp28 juta.
Keuntungan dari panen ikan itu dikurangi biaya pakan menjadi sekitar Rp11 juta.
Jika dirata-rata per bulan, dari panen ikan sebanyak itu petani ikan bisa punya penghasilan sebanyak Rp3 juta.
Pakde Harun mengatakan, biaya lain-lain yang diperlukan tidak signifikan mengurangi keuntungan tersebut.
"Apalagi sebagai usaha kelompok, untuk biaya listrik kami ada subsidi dari pemerintah," katanya.
Kelompok usaha perikanan air tawar nila merah KPI Mina 21 Sombomerten di Yogyakarta sudah ada sejak tahun 2013, dan hingga kini terus eksis dan berkembang. ***
Artikel Terkait
Benarkah ikan tanpa sisik lebih kaya nutrisi dari yang bersisik? Simak yuk ulasannya
Langkah awal untuk memulai bisnis ikan hias, dari persiapan hingga pemasaran
Ikan hias Koi banyak digemari, harga jualnya bisa tinggi karena ini
8 tips memilih ikan hias Koi, cara perawatan, dan syarat pemeliharaaan
Ikan hiu dan buaya, lambang Kota Surabaya yang punya makna dan sejarah
Peluang bisnis perikanan, dari budidaya udang hingga pembibitan ikan, dan wisata
MenKopUKM jajaki kerja sama bisnis pengolahan hasil perikanan dengan Jepang
Ikan Sarden, kaya nutrisi yang baik untuk mencegah penyakit jantung, kandungan proteinnya mudah dicerna