"Dan juga fundamental ekonomi kita yang juga dianggap baik sehingga orang mau berinvestasi di negara kita," ujar Presiden Jokowi.
Lebih lanjut, Kepala Negara menjelaskan bahwa konsumsi dan investasi juga ikut memberikan kontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Oleh sebab itu, Presiden menekankan bahwa investasi harus terus dijaga untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Baik investasi dalam ukuran kecil di UKM-UKM kita maupun yang gede di korporasi-korporasi yang masuk ke Indonesia," tutur Kepala Negara.
Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam laporannya juga menyatakan dukungan BUMN terhadap pencapaian target investasi nasional pada tahun 2023 mendatang yang telah ditetapkan sebesar Rp1.400 triliun. Erick menyebut salah satu upaya yang dilakukan BUMN adalah dengan mengupayakan investasi di luar pasar modal senilai Rp127 triliun melalui semua aset-aset BUMN.
Baca Juga: Ditjen PHU juga KJRI Jeddah Gelar Indonesian Hajj Expo, Simak Informasinya
"Dengan target Bapak (Presiden) yang Rp1.400 triliun, kami coba mendorong Kementerian BUMN untuk mendapatkan investasi di luar pasar modal senilai Rp127 triliun di semua aset-aset BUMN yang bekerja sama dengan private sector ataupun kita mendorong tentunya UMKM," ujar Erick.
Artikel Terkait
Presiden Jokowi Tinjau Likupang Berharap Pariwisata Pulih Lebih Tinggi dari Prapandemi
Kunjungan Kerja Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara
Presiden Jokowi Tegaskan Biaya Haji Tahun 2023 Masih Dalam Proses Dikaji
Presiden Jokowi: Undang-Undang Membatasi 6 Tahun Perihal Masa Jabatan Kepala Desa
Presiden Jokowi Targetkan Angka Stunting di Indonesia Turun hingga 14 Persen di Tahun 2024 Nanti
Presiden Jokowi Buka Buka Rakernas Penurunan Stunting Sampaikan Bahwa SDM Unggul Kunci Daya Saing Bangsa
Presiden Jokowi Apresiasi Kerja Keras Jajaran Tangani Pandemi Covid 19
Presiden Jokowi Sampaikan Apresiasi Budaya Gotong Royong Masyarakat Indonesia Hadapi Pandemi Covid19
Presiden Jokowi Sampaikan Indonesia Fokus Dorong Implementasi Lima Poin Kesepakatan untuk Bantu Myanmar
Presiden Jokowi Meminta Pada Jajaran Agar Waspadai Inflasi dan Kenaikan Harga