Ketiga, para anggota G20 akan mengambil tindakan untuk mempromosikan ketahanan pangan dan energi serta mendukung stabilitas pasar, memberikan dukungan sementara dan terarah untuk meredam dampak kenaikan harga, serta memperkuat dialog antara produsen dan konsumen.
Keempat, para Anggota G20 akan terus berinvestasi ke negara berpenghasilan rendah dan menengah dan negara berkembang lainnya, melalui berbagai sumber dan instrumen pembiayaan yang lebih inovatif, termasuk untuk mengkatalisasi investasi swasta, untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau pembangunan berkelanjutan.
Terakhir, para anggota G20 berkomitmen untuk mempercepat pencapaian SDGs, sehingga tercapai kesejahteraan untuk para G20 melalui pembangunan berkelanjutan.
Selain itu, dalam deklarasi Bali 2022 itu, para pemimpin negara G20 juga mengutuk keras agresi Rusia terhadap Ukraina.
"Sebagian besar anggota mengutuk keras perang di Ukraina dan menekankan itu menyebabkan penderitaan manusia yang luar biasa dan memperburuk kerapuhan yang ada dalam ekonomi global," kata pernyataan dalam deklarasi tersebut, Rabu, 16 November 2022, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Reuters.***
(Eka Alisa Putri/Pikiran-rakyat.com) (AA)
Artikel Terkait
Joe Biden Disambut Oleh Sandiaga Uno, Menjelang KTT G20 Sejumlah Pemimpin Negara Mendarat Di Bali
Jelang KTT G20 Bali TNI AL Siap Siaga Puluhan Kapal Perang Siap-siap Berjaga Di Perairan
Indonesia Optimis Datangkan Dampak Positif Di KTT G20 Bali Usai Habiskan Anggaran Negara Rp526 Miliar
Tuai Pujian Presidensi G20 Indonesia Di Bawah Jokowi, Presiden Dewan Eropa Charles Michel :Sangat Baik
Media China Beritakan G20 di Bali, Keramahan Orang Indonesia Jadi Perbincangan Simak Penjelasannya