berita

Sandiaga Uno: Inklusi Keuangan Desa Wisata adalah Kunci Pemulihan Pariwisata yang Kuat

Jumat, 28 April 2023 | 14:43 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno membahas mengenai Inklusi Keuangan Desa Wisata (kemenparekraf.go.id)

Sandiaga juga menekankan pentingnya peningkatan inklusi keuangan terhadap desa wisata. Peningkatan literasi keuangan di desa wisata terus meningkat, dan akses masyarakat terhadap sektor keuangan semakin terbuka lebar berkat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga: Cara Mengembangkan Kemampuan Berbicara di Depan Umum

Menparekraf Sandiaga mengapresiasi kolaborasi OJK bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, terutama di desa wisata.

Sandiaga menyatakan bahwa dengan tertatanya aspek keuangan dan digitalisasi yang semakin baik, percepatan pemulihan ekonomi bisa dicapai dengan lebih baik.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan bahwa akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan salah satu hal yang perlu didorong, terutama di desa wisata. Saat ini, akses KUR sudah mencapai hampir 3 juta debitur, namun di desa wisata harus terus didorong.

Baca Juga: Kamu Baru Mulai Bisnis Online? Ini Dia Cara Memulai Bisnis Online untuk Pemula!

Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kolaborasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, terutama di desa wisata.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Hasil survei tiga tahunan OJK pada tahun 2022 menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan di Jawa Tengah mencapai 51,69 persen, meningkat dibandingkan tahun 2019 yang sebesar 47,83 persen.

Baca Juga: Cara Mengganti Puasa Bulan Ramadhan: Panduan bagi Umat Muslim yang Tidak Dapat Melaksanakan Puasa Secara Penuh

Sementara itu, tingkat inklusi keuangan di Jawa Tengah pada 2019 mencapai 65,71 persen dan meningkat menjadi 85,97 persen pada tahun 2022. Ganjar mengatakan bahwa pihaknya akan mendampingi desa-desa wisata atau pelaku UMKM yang sukses dari sisi inklusi keuangan agar dapat menjadi role model bagi penggerak desa wisata atau pelaku UMKM lainnya.

Menparekraf Sandiaga menambahkan bahwa keberadaan desa wisata tidak lagi hanya sebagai destinasi yang menarik bagi wisatawan, tetapi juga menjadi penggerak kebangkitan pariwisata dan memberikan dampak besar terhadap peningkatan ekonomi serta terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat.

Dampak positif hadirnya desa wisata terlihat pada masa pandemi COVID-19, di mana desa wisata menjadi "pandemic winner" karena terbukti peningkatan kunjungan wisatawan ke desa wisata justru naik 30 persen saat pandemi.

Baca Juga: Hari Pendidikan Nasional: Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Indonesia Melalui Program Wajib Belajar 12 Tahun

Hal ini disebabkan karena desa wisata memiliki karakteristik yang sesuai dengan tren pariwisata era baru yang personalize, customize, localize, dan smaller in size.

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB