Menurut data Siskohat hingga Senin (19/5/2025) pukul 07.55 Waktu Arab Saudi, lebih dari 122.000 jemaah haji Indonesia telah tiba di Tanah Suci, dengan 26.404 di antaranya merupakan jemaah lansia.
Angka ini menunjukkan betapa pentingnya kehadiran fasilitas yang ramah terhadap kelompok rentan.
Fasilitas transportasi inklusif seperti ini menjadi kunci dalam mendukung keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran pelaksanaan ibadah haji, terutama bagi jemaah dengan kondisi kesehatan terbatas.
Dengan kolaborasi lintas negara dan pemanfaatan teknologi yang tepat guna, pelayanan ibadah haji Indonesia terus bertransformasi menuju sistem yang humanis dan berkeadilan.***