Menkes Budi menekankan, 3 besar penyakit pernafasan yaitu pneumonia, ISPA, dan asma, selama ini menjadi beban pembiayaan terbesar dari JKN.
"Jumlahnya sekitar Rp8 triliun dari total Rp10 triliun pembiayaan JKN,'' ucap Menkes Budi.
Karena itu, Menkes Budi meminta agar pemerintah memonitor 5 komponen di udara.
Kelima komponen udara tersebut 3 di antaranya adalah gas, dan 2 sifat lainnya articulate matters.
Adapun gas berupa SOX, CO, NOX, dan partikelnya PM 10 mikro dan PM 2.5.
Menkes Budi menekankan, bahwa yang berbahaya untuk kesehatan adalah PM 2.5 karena bisa masuk sampai ke pembuluh alveoli di paru-paru.
"Itu yang menyebabkan pneumonia terjadi, dan beban pembiayaan di BPJS Kesehatan paling besar,'' kata Menkes Budi. ***
Artikel Terkait
Polusi udara di Jakarta, warga DKI diimbau pakai masker cegah ISPA
Polusi udara di Jakarta masih tinggi, IQAir catat kualitas udara ibu kota Selasa 15 Agustus Tidak Sehat!
Begini langkah pemerintah atasi polusi udara di Jakarta, singgung kemungkinan Work from Home
Bukan polusi udara, Presiden Jokowi sebut polusi budaya di Pidato Kenegaraan 2023, apa itu?
BRIN mulai lakukan modifikasi cuaca atasi polusi udara Jakarta, 800 kilogram garam disemai di awan
Atasi polusi udara di Jakarta, Pemprov DKI mulai terapkan WFH, tilang emisi masih dikaji