Program musim panas ini dimulai dengan perkenalan dari masing-masing universitas dan negara. Kemudian diikuti dengan pertukaran budaya, di mana para peserta menampilkan penampilan yang mengesankan.
Mahasiswa/mahasiswi dari UPI, misalnya, menampilkan nyanyian berjudul "Bandung" karya Yura Yunita dengan diiringi tarian tradisional modern.
Inti dari program ini adalah kuliah musim panas yang menghadirkan pengajar langsung dari Prancis untuk mendukung pemahaman mahasiswa/mahasiswi dalam mata kuliah peminatan seperti Français sur l’objet Spesifique (FOS), khususnya mata kuliah Français du Tourisme.
Pada tanggal 26 hingga 28 Juli 2023, seluruh peserta mengambil bagian dalam pembuatan tugas berbasis proyek.
Baca Juga: Rawon dari Surabaya Jawa Timur, Sup Terenak di Dunia versi TasteAtlas
Setiap kelompok mempresentasikan proyek mereka dengan menggunakan teknik jeu de rôle, di mana masing-masing anggota berperan sebagai direktur, manajer pemasaran, dan peran lainnya untuk memasarkan proyek mereka kepada juri yang berperan sebagai calon investor.
Juri terdiri dari dua pengajar, yakni Florence Besson-Reynaud sebagai dosen English Tourism Hospitality Events dari Université Savoie Mont Blanc, Pierre Folliet sebagai direktur umum Cabinet Folliet dari IAE Lyon, serta Liyana Sarah Rafae Michel dan Anaïs Deschamps yang mewakili Bamboo Adventures Sdn Bhd dan Kedutaan Besar Prancis di Malaysia.
Acara tersebut ditutup dengan kunjungan wisata ke kota bersejarah Melaka, Malaysia. Selain menikmati keindahan kota tua dengan bangunan-bangunan bersejarah, peserta juga berkesempatan mengunjungi museum-museum dan lokasi-lokasi penting lainnya untuk memahami lebih dalam sejarah kota Melaka.
Baca Juga: Antisipasi Kehadiran Oppo Reno 10 Series 5G: Spesifikasi dan Fitur Unggulan yang Akan Segera Rilis
Kegiatan pada hari terakhir ini memberikan pengalaman yang sangat positif bagi mahasiswa/mahasiswi, karena mereka dapat memperoleh pengetahuan baru dan wawasan yang berharga tentang kota bersejarah tersebut.
Seperti setiap pertemuan, kegiatan summer school ini juga berakhir dengan momen perpisahan. Setelah satu minggu penuh kegiatan, mahasiswa/mahasiswi perwakilan dari masing-masing negara kembali pulang dengan membawa pengalaman berharga yang akan selalu mereka ingat. ***(SA)
Artikel Terkait
Sepanjang Agustus 2023, Korea mengadakan pameran warisan takbenda nasional, ada produk kerajinan, gratis
Sandiaga Uno , Menuju Prestasi Puncak: PPPK Kemenparekraf Harus Tunjukkan Performa yang Optimal
Tayang Perdana di Bioskop Indonesia: The Meg 2, Aksi Petualangan Menegangkan Melawan Hiu Purba