Di antara maha karya Edhi Sunarso yang lain, adalah Patung Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng, dan Patung Dirgantara di kawasan Pancoran Jakarta.
Ketiga patung paling monumental tersebut dibuatkan miniaturnya, dan dipajang di Griya Seni Hj Kustiyah Edhi Sunarso di Sleman.
Baca Juga: 4 resep jamu herbal untuk menjaga imunitas, bisa dibuat sendiri di rumah, caranya gampang banget!
Griya Seni Hj Kustiyah Edhi Sunarso dibangun dua lantai, di dalamnya tersaji 36 lukisan karya alm Kustiyah yang tak lain adalah istri Edhi Sunarso.
Kemudian, juga ada 34 patung dan sekitar 10 patung lainnya yang dipajang di luar ruangan griya seni.
Kecuali itu, juga ada 71 foto bersejarah yang menunjukkan perjalanan karier Edhi Sunarso sebagai seniman patung.
Termasuk foto-foto saat pembuatan Patung Selamat Datang Jakarta, yang menjadi dokumentasi paling penting di griya seni tersebut.
Mendiang Edhi Sunarso pada masa hidupnya pernah mengatakan, bahwa pada tahun 1960an Presiden Soekarno datang sendiri ke rumahnya, dan meminta untuk dibuatkan Patung Selamat Datang.
Dia mengatakan, bahwa patung tersebut harus dibuat dengan perunggu dengan ketinggian 17 meter. Rinciannya, tinggi kaki sampai tangan yang melambai 7 meter, dan tinggi kaki patung mencapai 10 meter.
Patung Selamat Datang itu dibuat untuk menyambut para tamu Asian Games IV pada tahun 1962 yang diadakan di Jakarta. ***(KKT)
Artikel Terkait
Jembatan Kretek 2 Bantul akan jadi destinasi wisata baru, ada patung Luku yang ikonik, maknanya ini
Mitos Hiu dan Buaya: Patung Simbolis Kota Surabaya
Destinasi Wisata di Pulau Koh Samui Thailand, ada Patung Budha besar setinggi 12 meter
Sejarah Patung Rhodes, kisah kuno yang melegenda sepanjang zaman
Seni Patung Indonesia, ada sejak zaman kuno, berkembang turun-temurun hingga kini
Seni patung abstrak, ekspresi jiwa seniman yang menginspirasi
Patung Kontemporer, seni merangkai masa lalu dan masa depan, futuristik