Ia kemudian membendung air itu dengan pasir dan segera diambilnya sebagian untuk anaknya.
Dengan kasih sayang Allah, selamatlah ia dan anaknya dari kehausan.
Sumber air tersebut menurut salah satu riwayat kemudian menjadi sumber Air Zamzam.
Air itu amat terkenal, dan hingga saat ini menjadi sumber air yang memasok puluhan ribu liter air setiap jam untuk memenuhi kebutuhan para jamaah haji.
Air zamzam itu pula merupakan oleh-oleh yang paling penting bagi para jamaah haji.
Setiap kali jamaah haji tiba di tanah airnya, mereka selalu ditanya oleh penduduk di kampungnya tentang oleh-oleh berupa Air Zamzam itu. ***(KKT)
Artikel Terkait
Kemitraan Investasi Indonesia-Arab Saudi di Bidang Energi Terbarukan dan Hilirisasi Industri
Potensi Ekspor Ikan Hias Indonesia ke Arab Saudi Meningkat Berkat Komitmen Importir
Al-Nassr Mengalahkan Al-Ta'ee dengan Skor 2-0 dalam Pertandingan Liga Arab Saudi
Keajaiban Alam dan Kekayaan Sejarah: Menjelajahi Keindahan Taif di Arab Saudi
Madain Saleh: Menyelami Keajaiban Arsitektur Kuno dan Pesona Sejarah Tersembunyi di Gurun Arab Saudi
PPIH Arab Saudi 2023 berangkatkan jemaah haji lansia dan penyandang disabilitas ke Padang Arafah
Mau berwisata ke Arab Saudi harus tahu 4 hal ini, bahasa, etika, dan mata uang yang berlaku