WartaPesona.com - Kementerian Agama RI akan menggelar The 4th International Symposium on Religious Literature and Heritage (ISLAGE Ke-4) 2023 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pada 2-4 Agustus mendatang.
ISLAGE ke-4 2023 yang akan diadakan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 2-4 Agustus mendatang menghadirkan 100 pemakalah dari berbagai negara.
Selain Indonesia sebagai tuan rumah, 100 pemakalah ISLAGE ke-4 2023 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, antara lain berasal dari Amerika Serikat, Rusia, Jerman, India, Kazakhstan, dan Ethiopia.
Baca Juga: Jemaah Haji Indonesia melakukan wukuf di Padang Arafah, 359 jemaah dibadalhajikan
Kepala Puslitbang LKKMO, Arskal Salim menjelaskan 100 pemakalah tersebut terpilih dari 261 abstrak yang masuk ke panitia.
Adapun nama 100 pemakalah terpilih ISLAGe ke-4 2023 bisa dilihat melalui tautan https://balitbangdiklat.kemenag.go.id/islage-4/.
“Peserta yang abstraknya terpilih wajib mengirimkan extended abstracts selambatnya tanggal 15 Juli 2023,” kata Arskal dalam siaran pers Kemenag RI, Selasa (27/6).
Arskal menjelaskan, ISLAGE ke-4 2023 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta akan mengusung tema besar ‘Religious Heritage on Tolerance, Non Violence and Accomodated Traditions’.
Baca Juga: Mau berwisata ke Arab Saudi harus tahu 4 hal ini, bahasa, etika, dan mata uang yang berlaku
Tema besar tersebut terbagi lagi menjadi tujuh subtema, yaitu Religious Moderation and Local Wisdom, Interreligious Interaction in Literature and Heritage, The Making of Religious Identity as Reflected in The Literature and Heritage.
Kemudian, Indonesian New Capital City andNew Challenges in Religious Life, The Dynamic of Democracy in Culture and Religious Diversities, Conflict and Diplomacy Historical and Contextual Framework, dan Democracy and Religious Moderation Within Digital Society.
Menurut Arskal, gelaran ISLAGE k-4 2023 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini akan diadakan secara hybrid, mengingat animo masyarakat yang besar untuk mengikuti acara tersebut.
Baca Juga: Idul Adha: Menghidupkan Kembali Semangat Sosial dan Solidaritas Melalui Kurban
“Saar ini panitia sedang memfinalisasi beberapa persiapan seperti undangan kepada beberapa pembicara, serta penyusunan book program,” kata Arskal.
Artikel Terkait
Salman Rushdie Ditikam Saat Tampil di Seminar, Begini Profil Penulis Ayat Setan-setan yang Kontroversial
Komitmen Itjen Kemenag dan Baznas Untuk Perkuat Pengawasan Organisasi Pengelola Zakat
Kabar Baik! Kemenag Kebumen Akan Siap Bantu Fasilitasi Sertifikasi Halal Produk UMKM Difabel
Rangkaian Rencana Perjalanan Haji 2023 Yang Diterbitkan Oleh Kemenag
Kemenag Imbau Umat Islam Gelar Salat Gaib Untuk Musibah Gempa Turki dan Suriah
Bangun Kewirausahaan, Keluarga Besar Purna Adhyaksa Gelar Seminar Dengan Mengandeng Bank Mandiri Taspen
Penetapan Tanggal Awal Zulhijah dan Hari Raya Idul Adha 1444 H oleh Kemenag: Menyongsong Perayaan Keagamaan